Update SFC
RD: Soal Dzumafo, Saya yang Tanggung Jawab Karena Bawa Dia Kemari
Dia bertanggungjawab atas kedatangan pemain berusia 37 tahun itu, karena memang menjadi kebutuhan tim.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Arsitek Sriwijaya FC Rahmad Darmawan tetap menunggu Dzumafo Herman Effandi.
Dia bertanggungjawab atas kedatangan pemain berusia 37 tahun itu, karena memang menjadi kebutuhan tim.
Striker veteran itu melengkapi skema tim SFC, karena RD menginginkan variasi serangan yang ada pada karakter permainan Dzumafo.
Sebab, SFC memiliki tiga striker dengan karakter hampir serupa seperti Alberto Goncalves, Dzhalilov, ditambah Vizcara.
Seperti diketahui, saat hendak diteas kesehatan Dzumafo izin pulang ke Pekan Baru untuk menjaga istrinya yang sakit pada Selasa (19/12) lalu.
Hingga kini Dzumafo belum ada kabar dan memberikan keputusan pasti tentang bergabung ata tidak.
RD mengaku sebagai orang yang bertanggung jawab karena mengajak secara langsung mantan Kapten PSPS Pekanbaru itu masih menunggu kedatangan Dzumafo.
"Kita tunggu saja nanti ya," ujarnya Sabtu (23/12).
"Saya yang menyuruh Dzumafo datang, ya artinya saya yang bertanggung jawab."
Diakui mantan pelatih T-Team ini, ia belum menyiapkan alternatif jika Dzumafo batal dan memilih menunggu berbarengan dengan proses naturalisasi Beto dan Vizcara.
"Awal tahun saya harapkan sudah fix," jelasnya.
Diakui RD soal Dzumafo memang ada pro kontra.
Namun jika pendukung diberikan pengertian secara teknikal pasti mereka akan mengerti bahwa kebutuhan tim.
"Apa yang kita putuskan terkait Dzumafo itu sudah lama dibicarakan, bukan baru sekarang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/dzumafo-herman-effandi_20171218_234228.jpg)