Sudah 3 Tahun, Warga Perumahan Cipta Permai 2 Mata Merah tak Nikmati Air Bersih
"Hanya air sumur yang bisa kami manfaatkan buat MCK (Mandi, Cuci, Kakus) kalau minum kami beli air galon," ujar Yuri
Penulis: Haris Widodo | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sriwijaya Post, Haris Widodo
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Air bersih adalah kebutuhan penting dalam kehidupan manusia.
Dalam keseharian, air bersih digunakan untuk berbagai keperluan, dari mulai minum, mandi, cuci, masak dan lainnya.
Air bersih juga menjadi hak dan kewajiban yang didapat oleh masyarakat umum.
Namun hal itu tidak dapat dirasakan oleh warga Jalan Mata Merah, Perumahan Cipta Permai 2 Mata Merah, Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Palembang.
Perumahan yang berada di dekat perbatasan Kabupaten Banyuasin ini sudah berdiri sejak tahun 2015.
Kendati perumahan sudah dialiri listrik dan rumah yang layak dihuni tapi tidak bisa menikmati air bersih.
Menurut Yuri (29), warga perumahan belum pernah menikmati air bersih yang mengalir langsung ke tempatnya, sejak perumahan ini berdiri tahun 2015.
"Hanya air sumur yang bisa kami manfaatkan buat MCK (Mandi, Cuci, Kakus) kalau minum kami beli air galon," ujar Yuri, Selasa (12/12/2017) lalu.
Berdasarkan data yang diperoleh dari RT setempat, warga yang tinggal di perumahan ini sekitar 60 KK (Kepala Keluarga) tapi tak satupun warga di sini memperoleh air bersih.
Air sumur yang selama ini digunakan warga tak layak dikonsumsi karena mengandung minyak.
Oleh karena itu warga perumahan ini hanya menggunakan air sumur untuk MCK saja.
Beberapa bulan yang lalu warga di sini pernah berdiskusi untuk menyelesaikan persoalan ini.
Dengan cara mengajukan air bersih ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Cabang Kalidoni Palembang melalui RT Cipta Permai 2.
"Saya sudah pernah mengajukan air bersih ke PDAM. Namun jawabannya, kawasan kami masuk zona merah. Dalam artian debit airnya sedikit yang masuk ke sana," ujar Ketua RT, M Taher Akbar.
Kalaupun masuk air PDAM, warga Perumahan Permai 2 harus bayar uang Rp 2,1 juta.
Taher berharap pemerintah ikut andil dalam persoalan ini karena sudah 3 tahun warga Perumahan Permai 2 tak merasakan sama sekali air bersih.
"Kami juga tidak mau berharap terus-terusan dengan air hujan hanya untuk memperoleh air bersih," ujar Taher.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sumur-milik-warga-perumahan-cipta-permai-2-mata-merah_20171221_133911.jpg)