Penumpang Bus Mulai Beralih ke Pesawat, Alasannya Lebih Nyaman dan Singkat

"Jelas sepi sekarang sejak ada tiket pesawat yang murah, tapi mau bagaimana lagi namanya juga persaingan," jelas Lani.

Penulis: Wahyu Kurniawan | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Sejumlah penumang menaiki Pesawat Airbus 320-200 milik maskapai penerbangan Citilink yang melayani flight rute Palembang-Semarang dari Bandara Internasional SMB II Palembang, Minggu (29/10). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sepinya Pool bus AKAP sudah terasa sejak banyaknya maskapai penerbangan dengan harga tiket yang murah dan fasilitas yang bagus.

Beberapa tahun lalu kendaraan darat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk berpergian jauh. Tetapi pesawat dengan harga yang murah ataupun tidak jauh beda membuat banyak orang beralih transportasi udara.

Pantauan Sripo di lapangan, Kamis (14/12) beberapa pool bus yang sepi dari penumpang dan mobil yang terparkir.

Ketika ditanyai tentang penumpang, salah satu pegawai agen travel mengatakan, "Jelas sepi sekarang sejak ada tiket pesawat yang murah, tapi mau bagaimana lagi namanya juga persaingan," jelas Lani.

Momentum angkutan darat ini saat hari raya Idul Fitri dan akhir tahun karena banyak pulang kampung.

Empat sampai Lima bus diberangkatkan setiap harinya, namun saat ini mengalami penurunan penumpang.

"Kalau dulunya kita bisa empat sampai lima bus tapi sekarang hanya dua yang diberangkatkan," jelasnya lagi.

Saat disinggung tentang strategi khusus apa yang diterapkan agar banyak penumpang untuk naik bus lagi. Leni mengaku tidak ada strategi khusus, cukup fasilitas yang diperbarui dan berdayakan  supir untuk mencari penumpang.

Waktu dan biaya yang menjadi alasan memilih pesawat. Butuh waktu satu sampai dua hari ke  Jawa dan belum lagi biaya jalan.

Lamanya perjalanan berdampak fisik penumpang. Seperti yang katakan Dio "Saya lebih memilih naik pesawat soalnya cepat dan biaya bisa dirincikan," jelasnya.

Dari Palembang menuju jakarta hanya butuh waktu 45 sampai 60 menit. Berbeda dengan bus provinsi yang memakan waktu satu atau dua hari.(mg4)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved