Wanita di 5 Suku Ini Harus Melakukan Hal-Hal Ekstrem , Agar Diakuin Telah Dewasa

Proses menuju dewasa seperti momok menakutkan karena mereka harus melakukan tradisi yang cukup ekstrem

Penulis: Budi Darmawan | Editor: Budi Darmawan
ist
KOLASE 

SRIPOKU.COM - Manusia pasti akan tumbuh dan berkembang, dari mulai bayi, anak-anak, remaja, dewasa, orang tua, lansia, sampai akhirnya meninggal. Setiap memasuki suatu fase pasti ditandai dengan beberapa hal. Misalnya saja seorang anak yang beranjak menuju remaja/dewasa pasti akan ditandai dengan mimpi basah (laki-laki) dan menstruasi (perempuan).

Namun lain ceritanya jika kamu adalah seorang wanita yang beranjak dewasa dan hidup di suku-suku berikut ini. Proses menuju dewasa seperti momok menakutkan karena mereka harus melakukan tradisi yang cukup ekstrem. Meski mengerikan tetapi hal ini sudah menjadi tradisi turun temurun dan tidak bisa dibantahkan.

Dilansir dari Bacatulisan.com , berikut ini adalah beberapa suku yang memiliki tradisi mengerikan ketika ada wanita yang beranjak dewasa.

1. Sunat untuk wanita (Suku Sabiny di Uganda)

Yang namanya sunat atau khitan pasti identik dengan laki-laki. Tetapi di suku Sabiny yang berada di Uganda, sunat juga berlaku untuk perempuan. Mereka yang mulai beranjak dewasa akan disunat atau dipotong pada bagian klitorisnya. Pemotongan klitoris ini beragam, ada yang dipotong sebagian ada pula yang dipotong keseluruhan.

Konon, tradisi ini bertujuan agar hasrat seksual perempuan suku Sabiny menjadi berkurang. Sehingga mereka akan setia terhadap pasangannya. Selain itu, perempuan yang sudah dikhitan dipercaya menjadi kuat sehingga ketika nanti melahirkan sudah tidak kaget lagi.

2. Menyetrika payudara (suku di Kamerun)

Kebanyakan wanita berharap memiliki payudara yang besar dan indah. Bahkan untuk memiliki ‘aset’ yang diimpikan, mereka rela melakukan operasi implan dan menghabiskan banyak uang.

Namun kamu jangan pernah berharap memiliki payudara yang indah jika menjadi anggota di salah satu suku yang berada di Kamerun ini. Disini setiap wanita dewasa akan disetrika payudaranya dengan menggunakan logam atau batu panas.

Menurut masyarakat disana, payudara yang menonjol dapat membangkitkan birahi laki-laki. Hal ini dikhawatirkan si wanita akan mendapat perlakuan kurang senonoh dari lawan jenisnya.

3. Menyayat perut ketika pertama kali haid (Etnis Tiv di Nigeria)

Seorang anak perempuan yang beranjak menuju dewasa pasti akan ditandai dengan haid atau menstruasi. Begitu pula yang dialami perempuan di Etnis Tiv yang berada di Nigeria. Namun mereka punya tradisi sendiri ketika ada anak perempuan yang pertama kali haid.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved