Update SFC
Naturalisasi Beto-Vizcarra Tentukan Posisi Dzhalilov
"Kita hanya menunggu Manuchekhr saja, ke Palembang, kemudian Alfin Tuasalamony dan beberapa pemain yang belum bergabung," jelasnya.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sriwijaya FC hanya menantikan beberapa pemain yang sudah deal tetapi belum bergabung dengan Sriwijaya FC diantaranya Irsyad Maulana, Agung Prasetyo dan satu striker asing Manuchekhr Nasrulloyevich Dzhalilov.
Khusus untuk nama terakhir memang masih menjadi dilema bagi manajemen. Maklum, striker yang pernah mencatatkan namanya sebagai the best player di AFC ini, merupakan pemain asing ke-6 yang direkrut Sriwijaya FC.
Jika melihat kuota pemain asing berdasarkan regulasi Liga I Indonesia, maka klub-klub peserta hanya dibolehkan memakai tiga pemain asing untuk satu Asia dan 3 Eropa, plus 1 marque player.
Jika dihitung, maka SFC sudah kelebihan 2 pemain, kecuali Guy Junior yang memang berstatus naturalisasi.
Maka jalan satu-satunya jika ingin memainkan semua pemainnya, SFC harus bisa merampungkan naturalisasi Beto dan Vizcarra sebelum kompetisi bergulir, jika tidak maka SFC akan terbentuk dengan persyaratan regulasi.
"Masih dalam proses, untuk sementara keduanya masih berlibur di negara masing-masing dan setelah pulang ke Indonesia nanti akan kita komunikasikan lagi, tetapi yang jelas semua dalam proses, dan kita harapkan sebelum kompetisi sudah rampung," ujar Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat.
Hal serupa juga diungkapkan Asisten Pelatih Sriwijaya FC Rasiman yang mengatakan, Beto dan Vizcarra memang tengah mengurus naturalisasinya, sehingga belum bergabung bersama tim. Dia optimis prosesnya berjalan dengan lancar.
"Kita hanya menunggu Manuchekhr saja, ke Palembang, kemudian Alfin Tuasalamony dan beberapa pemain yang belum bergabung," jelasnya.
Sebuah skenario alternatif sudah disiapkan Sriwijaya FC jika tetap ingin memakai keenam pemain asingnya. Jika tidak bisa didaftarkan awal kompetisi putaran satu, maka SFC akan merugi, karena mereka harus melewatkan 17 pertandingan baru bisa memaikan semuanya.
SFC pun harus memilih, apakah memakai tenaga Alberto Goncalves, Esteban Vizcarra, Yu Hyun Koo plus Mamadou N'Diaye yang berstatus marque player, sehingga Konate Makan dan Manuchekhr Nasrulloyevich Dzhalilov tidak bisa diturunkan diputaran pertama, menunggu hingga proses Beto dan Esteban bertatus naturalisasi. Atau mempercepat bagaimana caranya menyelesaikan proses naturalisasi.
Sementara itu, latihan SFC terus berlanjut, meski tanpa Rahmad Darmawan yang tengah umroh, pelatih Rasiman terus menggenjot fisik Ichsan Kurniawan dkk.
"Tadi kita tekankan kepada pemain untuk tidak memaksakan diri, karena memang setiap pemain berbeda dan posisinya pun sangat berpengaruh. Penjaga gawang pasti beda dengan gelandang," ungkapnya. Dirinya pun senang karena hampir seluruh pemain mampu menyelesaikan catatan minimal yang ditetapkan sebelumnya yakni 19 putaran.
Biodata:
Nama: Manuchekhr Nasrulloyevich Dzhalilov
TTL:Hisor, Tajikistan, 27 September 1990
Tinggi:175cm
Berat:70kg
Posisi:Penyerang
Karir
Junior:
2008 Lokomotiv Moscow
Senior:
2009–2010 Lokomotiv-2 Moscow
2011–2014 Neftekhimik Nizhnekamsk
2015–2017 Istiklol
2017– Sriwijaya FC
National:
2007 Tajikistan U-17
2011– Tajikistan
Penghargaan:
Top Skorer Liga Tajikistan:2015 dan 2016
Pemain Terbaik AFC 2016
Istiklol:
Tajik League (3): 2015, 2016, 2017
Tajik Cup (1): 2016
Tajik Supercup (2): 2015, 2016
Total 7 Pemain Asing dan Naturalisasi Sriwijaya FC
1. Alberto Goncalves (proses naturalisasi)
2. Esteban Vizcarra (proses naturalisasi)
3. Guy Junior (naturalisasi)
4. Manuchekhr Nasrulloyevich Dzhalilov (asing Eropa)
5. Konate Makan (Asing Afrika)
6. Mamadoe N'Diaye (Asing Afrika)
7. Yu Hyun Koo (asing Asia)
530 Karateka Inkai Serbu Bekangdam
- Gashuku Ke-7 Semester II Tahun 2017