Niatnya Sih Pingin Gagah Dengan Kumis Palsu. Tapi Nasib Pria Ini Malah Berakhir Tragis

Supaya unik, Arran membuat tato menyerupai kumis. Sayangnya ia tidak menyadari bahwa kulitnya alergi terhadap zat kimia dari tato henna.

Niatnya Sih Pingin Gagah Dengan Kumis Palsu. Tapi Nasib Pria Ini Malah Berakhir Tragis

SRIPOKU.COM - Beberapa pria menganggap bahwa kumis merupakan aset yang berharga. Sehingga mereka lebih memilih untuk merawat kumisnya ketimbang mencukur habis.

Selain itu, kumis juga termasuk lambang kegagahan bagi sejumlah pria. Dan tak sedikit wanita yang tertarik dengan pria berkumis.

Berbicara mengenai kumis, ada kisah menarik yang dialami pria bernama Arran Maye asal Inggris. Ia awalnya berniat untuk membuat kumis palsu dari tato henna. Sayangnya keputusan tersebut justru berbuah malapetaka.

Dilansir dari Odditycentral.com, saat itu Arran dan teman-temannya berada di Festival Fiesta di kota Benidorm, Spanyol.

Disana ia melihat tukang tato henna dan tertarik untuk membuat tato tersebut.

Henna Tatto
Henna Tatto ()

Supaya unik, Arran membuat tato menyerupai kumis. Sayangnya ia tidak menyadari bahwa kulitnya alergi terhadap zat kimia dari tato henna.

Di saat tato milik teman-temannya mulai memudar, tato kumis Arran justru tidak bisa hilang. Kulit Arran mengalami alergi parah, seperti gatal-gatal dan bekas tato yang tidak bisa hilang.

Baca: Tragis! Mata Gadis Ini Jadi Buta Karena Terlalu Lama Bermain Game,

Baca: Ketika Kaos Kaki Bau Menimbulkan Keributan Di Bus. Begini Kisahnya

“Bodoh kita percaya pada tukang tato itu. Aku rasa ini akan menjadi lelucon seumur hidupku. Dokter mengatakan bahwa 100 persen aku akan memiliki bekas luka selama 6 bulan,” kata Arran.

“Luka itu persis seperti pola henna yang terlukis di wajahku. Dokter mengatakan luka itu permanen. Sungguh aku tak ingin mendengar kalimat itu,” sambung pria asal Leicester tersebut.

Arran telah melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan bekas tato henna. Ia sudah memanfaatkan bahan alami, seperti minyak zaitun, pasti gigi, krim pemutih, hingga sabun. Sayangnya usaha Arran untuk menghilangkan bekas tato tersebut sia-sia.

Penulis: Budi Darmawan
Editor: Budi Darmawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved