Bongkar Kedok Abu Janda, Astaga Ternyata Ini Aslinya
Sejak muncul di acara Indonesia Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (5/12/2017) di TV One dengan bertajuk '212: Perlukah Reuni?' masih menjadi
Penulis: Fadhila Rahma | Editor: Fadhila Rahma
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Fadhila rahma
SRIPOKU.COM – Sejak muncul di acara Indonesia Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (5/12/2017) di TV One dengan bertajuk '212: Perlukah Reuni?' masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ustad Abu Janda memang sedang hangat diperbincangan karena berdebat dengan Ustad Felix Siauw.
Permadi Arya mengaku sebagai Ustad. Hal itu tertera dalam nama fan page Facebook dan Twitter yang sama-sama menggunakan nama Ustad Abu Janda.
Ia pun tampak garang dengan status dan twitnya. Fakta ini menunjukkan bahwa Abu Janda terbongkar kedoknya, yang ternyata tidak sesuai dengan kegarangannya di media sosial.
Berikut fakta yang diambil dalam video di acara ILC.
1. Abu Janda Mengaku Grogi
Padahal sesaat sebelum tampil di ILC, ia membuat status “saya tidak takut” sembari minta followernya nonton ILC dan merekamnya
2. Tidak Konsisten
Abu Janda minta pembicaraannya tidak dipotong. Namun kemudian, justru ia yang emosi dan memotong pembicaraan orang lain, khususnya Ustadz Felix Siauw
3. Menuduh Reuni Akbar 212 Ditunggangi Ormas Terlarang
Abu Janda menyebut Reuni Akbar 212 ditunggangi ormas terlarang yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Alasannya, bendera HTI dikibarkan dan diarak di acara itu.
Di akhir sesi, Prof Mahfud MD membantah itu. Ia justru melihat lebih dari separuh peserta Aksi 212 berasal dari NU dan Muhammadiyah.
Ustadz Felix Siauw dan KH Muhammad Al Khaththath juga menjelaskan bendera itu bukan bendera HTI.
4. Abu Janda Bawa Foto Bendera Rasulullah, Ternyata Salah
Abu Janda menunjukkan foto sebuah bendera sembari menjelaskan bahwa itu adalah panji Rasulullah, al liwa dan ar raya. Dengan yakin ia mengatakan sumbernya kredibel bisa dicek, bendera itu ada di Museum Turki.
Nantinya, kebohongan Abu Janda ini dibongkar oleh ustadz Felix Siauw.
5. Ditertawakan Nara Sumber Lain
Meskipun didaulat berbicara di sesi penutup, Fahri Hamzah ogah menanggapi Permadi Arya. Ia hanya terlihat mentertawakan pria berjuluk Abu Janda itu.
6. Mempersoalkan Hadits
Abu Janda mempersoalkan hadits dengan alasan baru ada 200 tahun setelah Rasulullah wafat.
7. Mengomentari Hadits Akhirnya Bingung sendiri
Abu Janda mempersoalkan hadits dengan alasan baru ada 200 tahun setelah Rasulullah wafat. Namun ia bingung sendiri dan mengaku tak mau membahas hal itu.
8. Dihabisi Al Khaththat
Abu Janda mempersoalkan hadits dengan alasan baru ada 200 tahun setelah Rasulullah wafat. Namun ia bingung sendiri. Akhirnya disemprot Al Khaththath, “ kalau nggak tahu ya nggak usah ngomong”
9. Dihabisi Felix Siauw
Ustadz Felix Siauw yang sudah lebih dari 15 kali ke museum Turki Topkapi membongkar kebohongan Abu Janda soal bendera Rasulullah.
10. Dihabisi Prof Mahfud MD
Soal pernyataan Abu Janda yang mempersoalkan hadits dengan dalih baru ada 200 tahun setelah wafatnya Rasulullah, Prof Mahfud MD pun “membungkam: Abu Janda. (Tarbiyah.net)