Mengintip Walikota Pagaralam Menguji Langsung Siswa Baca Tulis Alquran

Jadi bagi siswa yang belum bisa mengaji atau membaca Alquran maka ijazahnya harus ditahan sampai yang bersangkutan bisa membaca Alquran

Mengintip Walikota Pagaralam Menguji Langsung Siswa Baca Tulis Alquran
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati Basjuni menguji baca tulis Alquran kepada siswa SD kelas VI di SD, SMP Xaverius Kota Pagaralam, Rabu (22/11/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sebagai bentuk pelaksanaan dari Peraturan Walikota (Perwako) 03 tahun 2016, yaitu tentang mampu baca tulis Alquran bagi peserta didik SD, MI, SMP, MTS dan SMA Sederajat.

Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati Basjuni turun langsung ke sekolah-sekolah untuk menguji para siswa dalam membaca dan menulis Alquran.

Walikota Pagaralam bersama anggota MUI Kota Pagaralam mulai melakukan pengujian ke semua sekolah baik tingkat SD, SMP dan SMA Sederajat.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah pihak sekolah sudah menjalankan Perwako tersebut.

"Hari ini kita mulai melakukan pengujian kepada siswa baik itu SD, SMP dan SMA Sederajat untuk kegiatan Baca Tulis Alquran (BTA) sesuai dengan Perwako No 03 tahun 2016 yang sudah kita buat," ujar Wako saat menjadi penguji BTA langsung di SD Xaverius, Rabu (22/11/2017).

Wako berharap dengan sudah dijalankannya perwako 03 tahun 2016 ini kedepan tidak akan ada lagi anak-anak di Kota Pagaralam yang tidak bisa membaca Alquran.

"Kami harap setiap sekolah tegas dalam melaksanakan perwako ini. Jadi bagi siswa yang belum bisa mengaji atau membaca Alquran maka ijazahnya harus ditahan sampai yang bersangkutan bisa membaca Alquran," tegasnya.

Wako juga berharap kepada semua orang tua siswa untuk aktif mengajak anaknya mengaji.

Pasalnya jika hanya mengandalkan di sekolah maka waktu yang ada tidak akan cukup.

"Peran orang tua juga sangat penting dalam hal ini. Jadi kami harap seluruh orang tua yang muslim dapat menekankan anaknya agar belajar mengaji di luar sekolah," katanya.

Dijelaskan Wako, pendidikan agama merupakan hal yang penting untuk menjaga akhlak anak-anak.

Pasalnya kemajuan teknologi dan zaman akan bisa mempengaruhi akhlak anak.

Untuk itu harus dibentengi dengan pelajaran agama yang baik.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved