Tiga Kali Evaluasi Akhir Porprov Digelar, Tapi Kenapa Atlet Palembang Malah Lesu Darah?

Bahkan, kurang dari lima hari Porprov digelar, atlet-atlet Palembang nyatanya masih belum jelas kapan dibentuk kontingennya

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
Istimewa
Dalam Laga Final Cabang Olahraga Atletik nomor 400 Meter putra dan putri di Pekan Olahraga Provinsi X 2015 di Kota Lubuk Linggau, pada nomor lari 400 Meter putra, medali emas direbut atlet Kota Palembang Adi Wijaya, 28 Mei 2015 silam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Meski terkesan dadakan lantaran Muaraenim sebagai tuan rumah memilih mundur. Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI, 18-26 November, KONI Sumsel terus disiapkan secara maraton.

Tampak, Rabu (15/11), KONI menggelar rapat bersama Ketua Kontingen Kabupaten/Kota, di Kantor KONI Sumsel, Rabu (15/11).

Dalam rapat yang dipimpin langsung Wakil Ketua I KONI Sumsel Dhennie Zainal yang juga ketua pelaksana porprov, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Syamsurramel, dan Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran Koni sumsel Meirizal. 

Dalam rapat, Syamsurramel mengungkapkan, jika selama bergulirnya Porprov, bakal digelar tiga kali evaluasi."jadi nanti, ada rapat evaluasi tanggal 20, 22 dan 24 November dengan ketua kontingen. Semua permasalahan akan disampaikan disini juga, dan akan segera diperbaiki secepatnya," ujarnya.

Kendati ada rapat evaluasi, pihaknya tetap meminta semua bentuk protes saat pertandingan dapat diselesaikan di lapangan. Tetapi jika memang tak dapat terselesaikan maka akan disampaikan pada dewan hakim. Tapi, ketua koni kabupaten/kota harus mengetahui hal itu.

Masih kata Ramel, Porprov tahun ini bertujuan pembinaan. Hal itu harus dijunjung tinggi, atlet yang turun harus masuk regulasi kelahiran 1 Januari 1996 dan benar-benar atlet Sumsel. Sebab mereka yang mendapatkan medali emas, perak dan perunggu, akan mengikuti serangkaian tes baru masuk dalam barisan atlet yang dibina KONI Sumsel menyongsong PON Papua 2020.

"Sekarang ada 58 atlet yang kita bina, diharapkan bertambah dari Porprov," katanya.

Ketua Pelaksana Porprov Dhennie Zainal juga menyampaikan pada ketua kontingen jika dalam pembukaan porprov nanti, seluruh kontingen kabupaten/kota harus menyiapkan baju adat. Dalam barisan kontingen nanti, panpel mempersilahkan para kontingen berkreasi. Pembukaan porprov sudah final akan digelar di venue atletik jakabaring sport city."Undangan telah disiapkan untuk bupati/walikota, ketua DPRD kabupaten/kota, ketua koni dan ketua kontingen," katanya.

Atlet Palembang Lesu Darah
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel yang tinggal hitungan hari justru dirasakan belum ada gerakan serius
dari Pemerintah Kota Palembang dan pihak terkait. Para atlet itu masih gamang, apakah mereka harus berjuang keras di tengah keterbatasan ini.

Sebab, sebagai ibukota Provinsi Sumatera Selatan, Palembang tampak kurang bergairah menyambut pesta olahraga daerah ini.  Bahkan, kurang dari lima hari Porprov digelar, atlet-atlet Palembang nyatanya masih belum jelas kapan dibentuk kontingennya dan akan diinapkan dimana.

Atlet pun mulai khawatir akan keseriusan Pemkota Palembang untuk meraih juara umum.

"Kalau latihan kami sudah dari delapan bulan lalu mempersiapkan diri. Tapi sejauh ini bentuknya pembinaan atau apa dari KONI palembang belum ada, " ujar seorang atlet yang enggan disebutkan namanya, Selasa (14/11/2017).

Disaat Kota dan Kabupaten lain begitu semangat menyiapkan atlet, Palembang seakan melempem. Apalagi beberapa pelatih mengaku mendapat kabar jika atlet Palembang tidak diinapkan, melainkan tidur dirumah masing-masing. "Dapat kabar tidurnya dirumah masing-masing. Cuma dikasih uang transport saja. Tidak bisa
bilang apa-apa lagi kalau kondisinya begini. Kami cuma bisa mengelus dada dan berdoa itu hanya wacana. Kalau memang benar yah terima nasib saja. Tapi kita kasihan yah, nama pak Walikota jadi buruk karena ini. Harusnya ini momen membagakan Kota Palembang," ungkapnya.

Ketua Umum KONI Palembang, Suparman Roman, mengakui jika sejauh ini para atlet berlatih di cabor masing-masing. Ia juga mengatakan, memang belum ada yang diberikan dan masih dalam tahap evaluasi. Namun demikian, dengan semua kondisi itu Suparman berharap Palembang tetap meraih juara umum.

"Belum ada yah. Masih di evaluasi. Kita lihat nanti, tapi target kita kalau bisa pertahankan juara umum, " katanya.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved