Sulap Ertiga Berkonsep Street Racing Hingga Pangkas Seat Jadi Dua Baris

Ertiga paling irit di kelasnya, interior luas sehingga cocok untuk ajak keluarga, dan irit bahan bakar.

Tayang:
Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Suzuki Ertiga milik Lezzi yang sudah dimodifikasi bertemakan street racing. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Refli Permana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Suzuki Ertiga jadi 'korban' modifikasi untuk seorang Lezzi Liandah.

Mobil yang semula berkonsep Multi Vehicle Purpose tersebut sudah menjadi sporty.

Pastinya, perubahan mencolok ini dilakukan di banyak bagian demi konsep yang diusung kuat sensasinya.

Semula, Ertiga tahun 2013 itu terdiri dari tiga baris tempat duduk, dimana baris ketiga merupakan kursi lipat.

Oleh Lezzi, dipangkas hanya menjadi dua baris seat saja.

Beberapa properti pendukung tema sporty ia letakkan di bagian kursi belakang.

"Ada properti hiburan interior mobil di baris belakang, sementara joknya dicopot. Adapun yang saya muat di bagian ini meliputi dua Sub JBL, delapan vocal, tiga unit tv 10 inch, dan dua tweet dengan tujuan suasana street racing kuat," kata pria yang kerja di salah satu perusahaan tambang negara ini, Kamis (15/11/2017).

Suzuki Ertiga milik Lezzi yang sudah dimodifikasi bertemakan street racing.
Suzuki Ertiga milik Lezzi yang sudah dimodifikasi bertemakan street racing. (SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA)

Tak hanya interior, eksterior mobil tipe GL manual ini sudah banyak yang ia modif.

Mulai dari velg Workmaister, spoiler carbon JS Racing, hingga di semua bagian lampu sudah tidak menyerupai Ertiga aslinya.

Belum cukup sampai di sana, Lezzi menambahkan sun roof di atap mobil dan tentunya body yang ceper.

Memilih tema street racing, beber Lezzi, dikarenakan dirinya yang gemar berkendaraan jauh alias touring.

Acuan modifikasinya, yakni konsep sport yang dipakai untuk keperluan harian.

Suzuki Ertiga milik Lezzi yang sudah dimodifikasi bertemakan street racing.
Suzuki Ertiga milik Lezzi yang sudah dimodifikasi bertemakan street racing. (SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA)

Makanya, apa-apa yang sudah dimodifikasi tak mempengaruhi performa Ertiga untuk keperluan sehari-hari hingga akhirnya mobil ini masih menjadi kendaraan utama kepala keluarga muda ini.

Mengapa Ertiga yang dipilih, alasan modifikasi menjadi salah satunya. Lezzi mengaku sudah memiliki sejumlah rancangan ide modifikasi begitu melihat pertama kali.

Ditambah dengan spesifikasi tampilan hingga mesin yang menarik, membuat Lezzi tak ragu menjatuhkan pilihan pada mobil yang pertama kali diproduksi pada 2012 ini.

"Ertiga paling irit di kelasnya, interior luas sehingga cocok untuk ajak keluarga, dan irit bahan bakar. Tenaga tidak kalah, bahkan fitur keamanan ada yang tidak dimiliki mobil lain," kata Lezzi.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved