Pernah Heboh, Munculnya Lubang Neraka Di Turmekistan. Ternyata Ini Penjelasannya .
Penduduk yang tinggal di lingkungan al-Salam, kota al-Hodaidah, panik akibat meunculnya api dari bawaah tanah sebelah cekungan drainase
Daripada Huzaifah bin Asid Al-Ghifari ra, berkata: “Datang kepada kami Rasulullah SAW dan kami pada waktu itu sedang berbincang-bincang. Lalu beliau bersabda: “Apa yang kamu perbincangkan?” Kami menjawab: “Kami sedang berbincang tentang hari kiamat”. Lalu Nabi SAW bersabda: “Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya”. Kemudian beliau menyebutkannya: “Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam as, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia kepada Padang Mahsyar mereka”. – (H.R Muslim)
Bagaimana Penjelasannya
Dikutip dari : http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2202202/Karakum-Desert--Giant-hole-known-The-Door-Hell-40-YEARS.html
Lokasi fenomena alam ini bukan terjadi di Yaman melaikan di Gurun Karakun, Turkmenistan. Lubang tersebut dibuat oleh para geologis dari Soviet.
Mereka membuat lubang tersebut pada tahun 1971, dan menemukan bahwa gua tersebut berisi gas alam. Tanah di samping gua tersebut runtuh dengan diameter sekitar 71 Meter.
Takut lubang tersebut menimbulkan gas beracun maka para geologis membakar lubang tersebut berharap gas alam tersebut habis, namun api masih tetap menyala sampai saat ini.
Lubang ini memancarkan cahaya keemasan yang dapat terlihat dari jarak 1 mil, di desa Derweze yang berpopulasi sekitar 350 jiwa.
Lokasi "Door to Hell" ini terdapat di 260 km sebelah utara Ashgabat, Ibukota Turkmenistan.
وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا (٣٦)
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS Al-Isroo' : 36)
( يَـأيُّهَاالّذِيْن آمنـُوْا ِاٍنْ جـآءَكمْ فَاسقٌ بـِنَباٍ فتبيّنـُوْا أنْ تُصِبـوْا قوْمًـا بِجَهَالـةٍ فتُصْبِحُـوْا علَى مَا فعَلْتـُمْ نـدميـن )
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, jika datang seorang yang fasik kepadamu membawa berita, maka tangguhkanlah (hingga kamu mengetahui kebenarannya) agar tidak menyebabkan kaum berada dalam kebodohan (kehancuran) sehingga kamu menyesal terhadap apa yang kamu lakukan”(QS Al-Hujurat : 06)
Save