Masih Ingat Sonya Depari si Anak Jenderal Memaki Polisi. Ini Kabarnya Sekarang Bikin Pangling

Namanya tiba-tiba muncul di berbagai media gara-gara keberaniannya membentak dan memaki-maki polwan yang menilangnya saat konvoi.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
instagram
Sonya Depari 

SRIPOKU.COM - Tahun kemarin tanah air sempat dihebohkan dengan video seorang remaja SMA yang begitu berani memaki Polisi. 

Adalah Sonya Depari, seorang wanita cantik asal Medan. 

Namanya tiba-tiba muncul di berbagai media gara-gara keberaniannya membentak dan memaki-maki polwan yang menilangnya saat konvoi.

Saat itu Sonya dan kawan-kawannya mengendarai mobil siswi usaii mengikuti Ujian Nasional dan masih mengenakan seragam yang dicorat-coret itu.

Sonya Depari
Sonya Depari (instagram)

Saat dirazia oleh polisi, Sonya mengancam sambil menunjuk-nunjuk sang Polwan dengan mengaku sebagai anak seorang jenderal.

"Aku tidak main-main, aku tandai Ibu, aku anak Arman Depari," kata siswi SMA Methodist Medan kala itu.

Baca:

Sangat Indah Tapi Menakutkan Ini 5 Pantai di Indonesia yang Menyimpan Misteri Tak Boleh Dilanggar

Heboh! Video Model Kenakan Kebaya Tak Pakai Bawahan Perlihatkan Ini, Dikecam MUI

Arman Depari yang dimaksud adalah seorang petinggi kepolisian berpangkat inspektur jenderal (irjen) yang saat ini menjabat Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Ia bersama beberapa temannya menumpang mobil Brio bernomor polisi BK 1528 IG, dan disetop oleh Polwan berpangkat inspektur dua yang tengah mengatur lalu lintas Kota Medan, Rabu 6 April 2016.

Sang Polwan, Ipda Perida, saat itu mencoba memperingatkan para siswi tersebut karena melanggar lalu lintas.

Namun, salah seorang di antara siswi itu tidak terima, dan malah balik memarahi Perida sambil menunjuk-nunjuk dan mengancam sang Polwan.

Selesai berdebat, Polwan tersebut tidak menilang Sonya dan kawan-kawannya.

Irjen Pol Arman Depari dan Sonya Depari.
Irjen Pol Arman Depari dan Sonya Depari. (Tribunnews.com)

Sebaliknya dia mempersilakan para siswa kembali ke mobil dan meminta mereka pulang dan tidak berkonvoi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved