NEWS VIDEO SRIPO

Eks Terapis Hotel Alexis Hijrah Ke Palembang Ini Kata Pemkot Soal Perizinan Panti Pijat

Maraknya usaha panti pijat dan hijrahnya sejumlah terapis eks Alexis di tanggapi Pemkot dengan mengeluarkan sejumlah peraturan

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Pasca ditutupnya Hotel dan Griya Pijat Alexis di Jakarta, bisnis panti pijat, Spa, dan pijat tradisional di Kota Palembang malah semakin subur. Bahkan di beberapa tempat bisnis ini, ditemukan mantan terapis (pemijat) Hotel Alexis yang sengaja hijrah ke Kota Palembang.

Berkedok panti pijat, spa dan pijat tradisional, layanan ini pun sudah mulai menjamur, di Kota Palembang sejak era tahun 90-an. Mulai dari kawasan Kambang Iwak Jalan Tasik, Kawasan Bukit Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, ruko-ruko di Ramayana dan disepanjang jalan Kol Burlian KM 5-7.

Ketika Tim Sriwijaya Post, menelusuri tempat prostitusi berkedok pijat sehat yang ada di Kota Palembang ini, ditemukan beberapa mantan pekerja Griya Pijat dan Hotel Alexis Jakarta.

Para pekerja mantan Griya Pijat dan Hotel Alexis memang daun muda alias masih berusia di bawah 20 tahun.

Seorang Terapis SOYA (18), janda anak satu ini terpaksa hijrah ke Kota Palembang lantaran sejak dua bulan lalu, ia sudah mengetahu wacana HotelAlexis, di Jakarta mau tutup.

" Baru bang di Palembang. Dulu akukerja di Jakarta, Alexis. Disana aku juga terapis sama seperti
disini.

Namun memang disana besar tempatnya dan terkenal," kata Soya sembari senyum tersipu.

Ia memutuskan untuk hijrah ke Palembang, karena merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia. Ia optimis berbekal tubuh yang seksi dan molek, Soya merasa tidak kesulitan untuk mendapatkan tamu.

"Apalagi akan ada Asian Games 2018, jadi akan rame, jadi saya terpaksa kesini deh. Siapa tahu rezeki disini besar juga," ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai teman-teman yang sama nasibnya saat Hotel Alexis, menurut Soya, banyak yang pulang kampung atau pindah ke Sumatera, seperti ke Lampung, Jambi, Bangka, dan Batam.

"Sebagian pulang kampung dan ada sebagian ke Jambi, Lampung, Bangka dan Batam, mereka cari rejeki masing-masing, yang ikut saya hanya 5 orang bang," katanya.

Maraknya usaha panti pijat dan hijrahnya sejumlah terapis eks Alexis di tanggapi Pemkot dengan mengeluarkan sejumlah peraturan terkait izin usaha panti pijat berkedok plus-plus ...! (CR32)

Simak Berita Lengkapnya di Sriwijaya Post Cetak Edisi Selasa (7/11/2017).

Penulis: wartawansripo
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved