Ngeri! Ternyata Ini Menu Makanan dan Minuman Penduduk Neraka. Benarkah Ini Fotonya

Tidak ada naluri manusia yang menerjemahkan kata ini dengan hal yang dicita-citakan atau diharapkan.

Editor: Darwin Sepriansyah
Net
ilustrasi 

Lalu bagaimana dengan keadaan orang yang menjadikan zaqqum sebagai makanannya?” (HR At-Tirmidzi, Ibnu Majjah dalam sunannya, kitab Az-Zuhud, bab Shifat An Nar, 8/4325.)

Namun, yang pasti zaqqum adalah pohon di neraka yang buahnya menjadi makanan para penghuni neraka.

Jika dimakan rasanya akan seperti kuningan yang dicairkan bahkan lebih buruk. Buah tersebut akan membakar wajah beserta organ dalam tubuh mereka.

Penghuni neraka akan selalu lapar, mereka akan selalu tergesa-gesa kedasar neraka, untuk memakan apapun yang dapat mereka temukan.

Di dasar neraka ini mereka akan dipaksa memakan buah dari pohon zaqqum, bahkan sebelum disentuh pun, bibir mereka akan terbakar sehingga nampaklah gigi mereka.

Tidak hanya itu, mereka akan menelan duri yang akan merobekkan kerongkongan setelah buah itu ditelan. Sebelum buah itu sampai keperut, buah itu akan membakar dan mengeluarkan isi perut.


Kekeliruan

Merespon posting yang keliru itu pun, Info Herbalis (IH), seperti dilansiri Arrahmah.com, mengupas kebenaran pohon unik tersebut pada Ahad (30/8/2015).

Menurut IH, ternyata pohon yang dianggap zaqqum itu adalah BUNGA SNAPDRAGON.

Bunga Snapdragon (alias Antirrhinum atau naga bunga) dapat ditemukan di banyak kebun dalam rumah tangga dan namanya dari bunga yang menyerupai kepala naga.

Bunga Snapdragon memiliki bentuk unik berupa “mulut naga” yang dapat membuka dan menutup sehingga dianggap dapat “berbicara”.

Namun setelah bunga itu telah mati akan itu meninggalkan sebuah pod benih dengan penampilan mengerikan seperti tengkorak kepala manusia.

Nama Snapdragon (Antirrhinum) berasal dari kosakata dalam bahasa Yunani “anti,” yang berarti seperti, dan “rhin,” yang berarti hidung.

Beberapa tahun yang lalu, orang berpikir tanaman itu memiliki kekuatan mistik dan akan menempatkan mereka di sekitar rumah mereka untuk melindungi rumah dari kutukan dan penyihir.

Para penganut paganisme menganggap, bunga itu adalah simbol dari penipuan, kecurigaan, dan misteri.

Legenda mengatakan bahwa menyembunyikan Snapdragon di pakaian akan membuat seseorang tampak menarik, hangat, dan ramah.

Hari ini tanaman Snapdragon menjadi primadona di kebun sekitar Eropa, Amerika Serikat, dan Afrika Utara, karena, keunikannya yang terlihat seperti kepala naga atau tengkorak.

Kedua, Hamim

Setelah mereka memakan buah zaqum, perut mereka mendidih seperti mendidihnya air.

Merekapun mencari minuman untuk meredakan panas  dalam perutnya.

Bukan air segar yang menyejukkan yang didapat, namun ternyata minuman yang justru semakin menambah panas, yaitu Hamim.

Dalam ayat lanjutan dari ayat-ayat tentang zaqum di atas dijelaskan,

 فَإِنَّهُمْ لَآكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ﴿٦٦﴾ ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيمٍ ﴿٦٧﴾

“Orang-orang kafir dan musyrik itu akan memakan sebagian dari buah pohon zaqum itu. Namun tidak menjadikan mereka kenyang. Kemudian orang-orang kafir itu akan mendapatkan hamim; minuman air mendidih yang sangat panas” (QS. As-Shaffat: 66-67).

Hamim adalah, terang As-Suddi,

الحميم الذي قد انتهى حره

“Air yang mendidih sampai pada titik didih yang terakhir” (Tafsir At-Thabari, 21/227).

Syaikh As-Sa’di menambahkan,

ماء حار، قد اشتد حره، يشربونه فَيقَطعُ أمعاءهم

“Hamim adalah air yang sangat panas, penduduk neraka meminum air ini sampai menyebabkan usus-usus mereka terputus” (Tafsir As-Sa’di, tafsiran ayat 57 surat Shad).

Berlanjut insyaallah….

Penulis: Ahmad Anshori/Muslim.or.id

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved