Ini Alasan Kenapa Pengusaha Retail Perlu Masuk Aprindo

"Ada 90 ribu di Indonesia. Kita baru 35 ribu. Baru sepertiga. Ini peran DPD, DPC yang dilantik," ungkap Ketum DPP Aprindo

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketum DPP Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) Roy N Mandey dan Wakil Ketum Bidang Organisasi Setyadi Surya pada pelantikan DPC dan DPD Aprindo di lingkungan Korwil Barat DPC Prabumulih, DPC Muaraebim, DPC Lahat, DPC PKI, DPC OI, DPC Banyuasin, DPC Muba, DPC Pagaralam, DPC Muratara, DPC Bengkulu di Hotel Sintesa Peninsula, Jumat (20/10/2017). 

Dijelaskan Aprindo merupakan organisasi yang membuka diri untuk retail.

Dapat menjadi informan, perantara bagi pengusaha retail yang belum masuk Aprindo.

"Para pelaku peretail akan mengetahui aturan dengan masukkanya dalam anggota Aprindo. Mereka sibuk berdagang, tahu-tahu disidak," terangnya.

Sementara untuk syarat jadi anggota Aprindo tidak sulit.

Cukup gampang antara lain memiliki SIUP, NPWP, berdagang punya produk untuk didagangkan untuk konsumen.

"Aprindo dengan BI, OJK dengan Kementerian terkait selalu diajak peran serta sebelum peraturan mereka keluarkan.

Keinginan masyarakat kita yang mengerti makanya diajak dalam FGD. Dapat yakin apa yang dikeluarkan," jelasnya.

Sementara Ketua DPD APRINDO Sumsel Ir H Rumian Hurairi MH mengatakan Program akan mensosialisasikan arahan DPP supaya pengusaha retail tercipta iklim yang sehat sesuai arahan pemerintah.

Aprindo DPD Sumsel ada 10 DPC dan DPD Bengkulu. Karena wilayah barat digabungkan pelantikannya saja. Korwil Barat meliputi khusus Sumatera, Kepri.

"Kontribusi kita mensosialisasi kebijakan pemerintah agar cepat tahu. Kalau ada aturan tidak merugikan pengusaha.

Aprindo sering diajak berkomunikasi dan disoaialisasikan ke anggota Aprindo," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved