NEWS VIDEO SRIPO
Heboh Sopir Angkot Pakjo Cekcok Dengan Pengendara Lain Sambil Todongkan Pedang
Dalam video berdurasi 31 detik tersebut, terlihat jika video diambil oleh seorang pengendara lainnya
Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Igun Bagus Saputra
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM,PALEMBANG -- Jagat dunia maya kembali dihebohkan aksi oknum angkot yang bertindak diluar batas kewajaran bahkan melanggar hukum.
Oknum sopir yang diduga jurusan Pakjo itu terlihat menenteng parang sambil marah-marah pada pengendara mobil di belakang angkotnya.
"Dak tau pasal apo?? Tibo" mamang ini ngajoke pedang ke Mobel item itu" Lokak @masyah.6 #plglipp," tulis akun Instagram plglipp, Senin sekitar pukul 16.30 WIB.
Tidak hanya di akun Instagram, video ini pun sudah tersebar melalui aplikasi chatting, WhatsApp.
Dalam video berdurasi 31 detik tersebut, terlihat jika video diambil oleh seorang pengendara lainnya yang melintas dari arah berlawanan dari mobil angkot.
Dilihat dari kondisi sekitar, lokasi kejadian diduga di daerah Angkatan 45, yang juga ada pengerjaan proyek LRT.
Namun tidak diketahui secara pasti kapan kejadian tersebut terjadi.
Yang terlihat hanya seorang oknum sopir angkot berbaju biru garis-garis hitam sambil menenteng parang.
Dia bahkan sempat menancapkan parangnya ke ban mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) warna hitam, seraya menggerakkan tangan agar si sopir ke luar dari kendaraannya.
Aksi oknum sopir ini kemudian disusul oleh seorang perempuan baju putih yang juga tampak kesal dan marah.
Tanpa takut si perempuan ini sempat memukul dan menendang bodi mobil sambil mengacungkan jari.
Sementara pengendara mobil SUV tampak tidak peduli dan memundurkan kendaraannya dan berlalu meninggalkan oknum sopir angkot dan perempuan tersebut.
"Kan lah ado pasalnya dilarang bawak senjata tajam.
Makmano ini pak @polisi_palembang," ucap akun abdullahferrdy.
Terpisah Kapolres Ilir Barat I, Kompol Handoko mengatakan belum mengetahui beredarnya video keributan tersebut.
Pihaknya pun belum bisa memastikan kapan dan tempat kejadian tersebut secara pasti.
Namun, kalaupun benar isinya tersebut, tentu sangat disayangkan.
"Kita akan laksanakan penyelidikan atas peristiwa tersebut, sehingga masyarakat menjadi aman," tegasnya.