Breaking News

Ngeri! Penjual Kasur Dirampok Begal di Daerah PALI, Digebuk Kayu dan Ditikam Pisau

Nasib malang menimpa perantau dari Jawa Tengah Yatmin (51) yang sehari-hari menjual kasur keliling.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Yatmin, korban begal saat mendapat perawatan di Puskesmas Simpang Babat PALI 

SRIPOKU.COM, PALI - Nasib malang menimpa perantau dari Jawa Tengah Yatmin (51) yang sehari-hari menjual kasur keliling.

Ia nyaris meregang nyawa akibat di begal enam perampok di Jalan Raya antara Desa Semawe dengan Desa Spantan Jaya, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Sabtu (30/9) sekitar pukul 16.00.

Dari informasi yang dihimpun Sriwijaya Post di lapangan Minggu (1/10/2017), aksi begal yang nyaris merengut Yatmin, yang tinggal di Desa Belimbing, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muaraenim ini, bermula seperti bisa korban berjualan kasur berkeliling dengan menggunakn motor.

Ketika kendaraaannya melintas di Desa Spantan Jaya menuju Dusun Semawe, tiba-tiba enam orang keluar dari semak semak menghadang motornya.

Melihat hal tersebut korban berhenti dan siaga, namun belum sempat bertanya salah seorang pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan kayu dan mengenai bahu sebelah kanan sehingga ia tersungkur jatuh dari motor.

Namun korban sempat kembali berdiri, dan berusaha mempertahankan harta bendanya.

Melihat korban melakukan perlawanan, para pelaku mengeroyoknya dan salah seorang pelaku menusuk korban dengan senjata tajam dan tepat mengenai bagian dadanya sehingga korban kembali tersungkur kedua kalinya dengan bersimbah darah.

Setelah itu para pelaku langsung mengambil motor dan harta bendanya serta meninggalkan korban sendirian.

Tidak lama kemudian ada dua warga yang melintas dan langsung membawanya ke Puskesmas Simpang Babat untuk mendapat pertolongan, karena lukanya cukup parah langsung dirujuk ke rumah sakit di Prabumulih.

Kapolres Muaraenim AKBP Andi Leo Gunawan melalui Kapolsek Penukal Abab, AKP Deni NS didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad, saat ini korban dirawat intensif di rumah sakit Prabumulih.

Sedangkan para pelaku berhasil mengambil harta korban berupa satu unit sepeda motor merk Honda Supra Fit X Nopol K 1577, sebuah handphone, dan tas berisi uang hasil jualannya.

Kasus ini sedang ditangani Polres Muaraenim.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved