Pemburu Kepiting. Berani Coba Raja Kepiting Satu Ini. Silahkan Datang ke Tempat Ini
Dijamin, satu orang tidak bakal sanggup menghabisi menu yang tersedia di Kepiting House Palembang tersebut. Makanya, jika memesan, sebaiknya siap-sia
Penulis: Refli Permana | Editor: Candra Okta Della
SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Ada yang berbobot satu kilogram atau lebih, yang pasti tidak akan habis disantap satu kepala. Setidaknya, harus ada 'bantuan' dari teman atau keluarga untuk menaklukkan raja dan monster tersebut.
Dikatakan Indah Sefti Riadina, King Crab memiliki bobot setidaknya satu kilogram.
Dijamin, satu orang tidak bakal sanggup menghabisi menu yang tersedia di Kepiting House Palembang tersebut.
Makanya, jika memesan, sebaiknya siap-siap mengajak bala bantuan supaya menu ini tidak tersisa di piring.
"Kalau untuk yang monster, bisa lebih dari satu kilogram. Setidaknya, tiga kepala bisa serentak menyantapnya karena memang ukurannya besar," kata pemilik Kepiting House yang berlokasi di Jl Letjen Harun Sohar Kelurahan Kebun Bunga Sukarami Palembang ini, Sabtu (30/9/2017).
King Crab dan Monster Crab memang menjadi menu andalan yang disajikan cewek 32 tahun ini.
Kini, setelah resmi membuka tempat makan, kedua menu tersebut bisa dinikmati langsung di lokasi tanpa harus menunggu kedatangan driver ojek online.
Maklum, Indah sebelumnya memasarkan kuliner andalannya ini melalui online sehingga yang memesan boleh jadi tidak menikmati hidangan dengan kondisi yang fresh.
Selama empat tahun menjajakan kulinernya secara online, Indah mengaku setiap harinya bisa didatangi 20 driver online yang mengantar pesanan ke konsumen.
Dengan menyediakan tempat makan langsung, ditambah suasana ala taman yang santai dan tenang, Indah optimis kulinernya makin dicari banyak masyarakat.
Pasalnya, pelanggan bisa menyantap beragam hidangan dari kepiting dengan suasana masakan yang lebih fresh karena baru disajikan.
Kepiting memang menjadi menu andalan perempuan berhijab ini.
Namun, dengan konsep prasmanan yang ia usung, masyarakat yang datang ke Kepiting House bisa menyantap hidangan ala prasmanan, seperti ayam gepuk, ayam bakar, dan menu tradisional lainnya.
Pelanggan bebas tambah nasi dan pilih menu dengan hanya mengeluarkan biaya tak sampai Rp 20 ribu.
Indah melanjutkan, kepiting yang ia gunakan didatangkan dari kawasan Sungsang dan Lampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kepiting_20170930_212426.jpg)