Bakar Gaun Pengantin Kini Sedang Tren. Meski Berbahaya tapi Banyak Peminatnya
Tren ini digagas oleh seorang fotografer pernikahan John Michael Cooper beberapa tahun silam. Pemotretan berisiko ini dijuluki oleh Cooper
Penulis: Tresia Silviana | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sriwijaya Post, Tresia Silviana
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Memiliki foto prewedding yang menarik dan keren tentu saja diinginkan oleh setiap pasangan calon pengantin.
Namun tentu saja foto prewedding tersebut harus diciptakan dengan trik yang aman dan tak membahayakan.
Beberapa waktu ini, tren membakar gaun pengantin yang dipakai saat foto prewed sedang ramai diperbincangkan.
Tindakan membakar gaun saat masih dikenakan tentu saja sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan terbakarnya sang pengantin.
Seperti dilansir Next Shark, tren ini digagas oleh seorang fotografer pernikahan John Michael Cooper beberapa tahun silam.
Pemotretan berisiko ini dijuluki oleh Cooper sebagai 'Trash the Dress'.
Konsep foto prewed ini dilakukan dengan membakar gaun pengantin atas nama seni.
Membiarkan gaun terbakar dan menciptakan efek artistik saat foto diambil.
Gaya fotografer Cooper yang berbahaya ini kemudian ditiru oleh seorang fotografer asal China bernama Zheng.
Zheng melakukan pemotretan dengan membakar gaun pengantin seorang wanita di Provinsi Fujian.
Dalam sebuah video yang diunggah People's Daily, asisten fotografer terlihat menyalakan api pada gaun itu saat pengantin wanita berdiri di dekat danau di Fuzhou.
Zheng kemudian menggunakan kameranya untuk menangkap momen gaun itu dilalap api.
Zheng menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa mereka siap untuk memadamkan api kapan saja dengan alat pemadam kebakaran di tangan mereka.
"Kami melakukan penelitian terlebih dahulu, dari pilihan minyak, uji gaun pengantin dan waktu yang dibutuhkan untuk memadamkan api, untuk memastikan semuanya terkendali," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tren-bakar-gaun-pengantin_20170920_105440.jpg)