Basi, Panda Raksasa Tertua di Dunia Mati di Usia 37 Tahun
Kabar duka dari negeri tirai bambu, China, belum lama ini membuat netizen, terutama kalangan pencinta hewan menjadi sedih.
Penulis: Panji Maulana | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM -- Kabar duka dari negeri tirai bambu, China, belum lama ini membuat netizen, terutama kalangan pencinta hewan menjadi sedih.
Seekor panda dengan usia paling tua yang telah dirawat disana dikabarkan mati pada 13 september 2017lalu.
Dilansir dari Shanghaiist, panda yang diberi nama Basi (巴斯) dan berjenis kelamin betina ini meninggal di usianya yang ke 37 tahun.
Awalnya Basi ditemukan dan diselamatkan warga dari Sungai Sichuan yang membeku pada tahun 1984, dimana ketika itu usianya baru 4 tahun.
Setelah diselamatkan, Basi pun diberikan rumah baru di Pusat Penelitian dan Pertukaran Panda Raksasa Fuzhou.
Tidak hanya itu, sepanjang hidupnya Basi bahkan pernah dibawa ke Kebun Binatang San Diego dan menjadi model atau maskot dari Asian Games 1990.
Namun sayang, memasuki usia 37 tahun atau sama dengan usia manusia 100 tahun, kondisi kesehatan Basi semakin memburuk.
Basi pun menutup usianya di pusat penelitian yang juga rumahnya di Fuzhou pada hari Rabu, 13 September 2017.
Sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu panda paling tua di dunia ini, pihak dari tempat penelitian tersebut memberi Basi julukan 'Malaikat Perdamaian, baik di dalam maupun luar negeri".
Selamat jalan Basi. (Sripoku.com/Panji)
---
VIDEO :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pandabasi1_20170916_094701.jpg)