Mahasiswa Ini Yakin, Motor Sport yang Baru Dibeli Seharga Rp 33 Juta Sulit Digondol Maling

Saya yakin ini teknologi baru di motor sport dan pasti banyak yang belum paham.

Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Satria pose bersama pacarnya di atas Suzuki GSX R150. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Refli Permana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - M Satria Octora bukan main menyukai motor sport.

Dari sekian banyak pilihan, mahasiswa ini memutuskan untuk menunggangi Suzuki GSX R150.

Beberapa eksklusifitas yang dimiliki motor ini membuat Satria tak tertarik dengan merk lain.

Salah satu fitur yang sangat dibanggakan Satria dari motor yang baru ia kendarai sejak beberapa bulan lalu ini adalah sensor keamanan di bagian kemudi.

Sensor ini membuat motor diyakini lebih aman karena beda dengan kunci konvensional.

Motor tak bisa sembarang nyala, begitu pula hanya untuk sekedar membuka kunci kontak.

"Saya yakin ini teknologi baru di motor sport dan pasti banyak yang belum paham. Jadinya pasti sulit membobol kunci motor karena cukup membingungkan," kata Satria, Senin (4/9/2017).

Sebelum menjatuhkan pilihan di motor yang kabarnya diperkenalkan baru di tahun ini, Satria sudah melihat-lihat motor sport yang lain.

Namun, ia tak menjumpai sistem keamanan secanggih motor yang dibeli dengan harga Rp 33 jutaan ini.

Kuat sudah alasan pria penggemar olahraga sepakbola ini untuk menunggangi motor GSX R150.

Selain faktor keamanan, performa dan tampilan motor juga yang membuatnya kepincut.

Diakuinya, ia sudah mencoba mengendara merk motor sport yang lain, namun lebih merasakan kenyamanan dan pede di motor yang sekarang.

Apalagi, motor berkapasitas mesin 150 cc ini menurutnya lebih irit dari motor lain di kelas yang sama.

Alasan lain ketika menjatuhkan pilihan di motor ini, ungkap Satria, karena kepingin beda dengan pemilik motor sport yang lain.

Maklum, GSX R150 masih tergolong baru sehingga belum banyak yang memilikinya.

Mungkin saja, Satria ingin menjadi orang pertama yang memiliki motor ini di Palembang.

"Sejauh ini masih merasakan kenyamanan selama mengendarainya. Makanya selalu dikendarai ketika kuliah atau hangout," kata Satria.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved