Pengembangan Rudal Korea Utara Sejak Tahun 1970 Hingga 2017 dan Bisa Mencapai AS

Pengembangan persenjataan Korea Utara sejak tahun 1970 hingga 2017 mampu membuat ngeri dunia jika sampai perang di Semenanjung Korea pecah.

Penulis: Tarso | Editor: Tarso
Daily Mail
Peta jangkauan rudal Korea Utara yang diluncurkan Senin kemarin melintasi Jepang mampu menempuh jarak 1700 mil hanya dalam waktu delapa menit. 

Korea Utara (foto dalam sebuah latihan militer) mungkin sedang mempersiapkan uji senjata nuklir keenam, pejabat Korea Selatan telah memperingatkannya

5 April 2009: Luncurkan roket jarak jauh yang terbang di atas Jepang dan mendarat di Pasifik, dalam apa yang dikatakannya adalah upaya untuk memasang satelit ke orbit. Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan melihatnya sebagai tes tersembunyi dari Taepodong-2.

25 Mei 2009: Melakukan uji coba nuklir bawah tanah kedua, beberapa kali lebih kuat daripada yang pertama.

13 April 2012: Meluncurkan apa yang dikatakannya adalah roket jarak jauh untuk memasang satelit ke orbit, namun yang hancur segera setelah ledakan.

12 Desember 2012: Luncurkan roket multi-tahap dan berhasil menempatkan satelit pengamatan Bumi di orbit.

12 Februari 2013: Melakukan uji coba nuklir di bawah tanah ketiga.

6 Januari 2016: Melakukan uji coba nuklir keempatnya, yang dikatakan sebagai bom hidrogen - sebuah klaim yang diragukan oleh kebanyakan ahli.

9 Maret 2016: Kim Jong-Un mengklaim Korea Utara telah berhasil membuat miniatur hulu ledak nuklir.

23 April 2016: Uji coba Pyongyang-menembakkan rudal balistik yang diluncurkan kapal selam.

8 Juli 2016: AS dan Korea Selatan mengumumkan rencana untuk menerapkan sistem pertahanan rudal maju - THAAD (Terminal High Altitude Area Defense).

3 Agustus 2016: Korea Utara menembakkan rudal balistik langsung ke zona ekonomi maritim Jepang untuk pertama kalinya.

9 September 2016: Melakukan uji coba nuklir kelima.

6 Maret 2017: Membakar empat rudal balistik dalam apa yang dikatakannya adalah latihan untuk mencapai markas AS di Jepang.

7 Maret 2017: AS mulai menerapkan sistem pertahanan rudal THAAD di Korea Selatan.

14 Mei 2017: Korea Utara menembakkan sebuah rudal balistik yang terbang 700 kilometer sebelum mendarat di Laut Jepang. Analis mengatakan bahwa rudal tersebut memiliki jarak tempuh 4.500 kilometer (2.800 mil) dan membawa Guam dalam jangkauan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved