Ternyata Ini Beberapa Zona Merah di Palembang yang Dihindari Driver Angkutan Online

Istilah Zona Merah mulai dikenal sejak dimulainya keributan antara angkutan kota atau ojek pangkalan dengan transportasi online.

Penulis: wartawansripo | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM/IST

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Zona merah adalah istilah yang dipakai untuk menamai suatu wilayah atau tempat dimana sopir taksi atau ojek online dilarang mengambil penumpang.

Istilah Zona Merah mulai dikenal sejak dimulainya keributan antara angkutan kota atau ojek pangkalan dengan transportasi online.

Dengan adanya zona merah ini, diharapkan dapat menjadi titik toleransi antara transportasi online dan transportasi konvensional.

"Kalau ketahuan masuk zona merah dan ambil penumpang, bisa-bisa kita ribut.

Kalau kita sendirian bisa kena keroyok.

Jadi memang harus hindrai untuk ambil penumpang di zona merah," ujar Adi, salah seorang driver online saat dibincangi pada aksi damai driver online di halaman DPRD Sumsel, Jalan POM IX, Kampus, Palembang, Rabu (23/8/2017).

Dikatakannya, zona merah bukan hanya berlaku untuk kalangan driver sepeda motor saja, namun juga untuk driver mobil.

Bahkan sering sekali terjadi gesekan terutama bagi ojek online dengan ojek pangkalan.

"Kalau bisa kami sebagai driver online memang harus menghindari jemput penumpang di kawasan zona merah.

Kami ingin damai dan tidak mau ribut, karena kita sama-sama cari makan," ujarnya.

Suasana rumah duka Edwar Limbab driver taksi online yang meninggal, dipenuhi driver online.
Suasana rumah duka Edwar Limbab driver taksi online yang meninggal, dipenuhi driver online. (SRiPOKU.COM/PANJI MAULANA)

---

Polemik mendengarkan kata-kata zona merah juga diakui Tommy, salah seorang driver ojek online.

Menurut penuturnanya, harus esktra hati-hati dan kalau bisa tidak terima orderan penumpang yang minta dijemput di kawasan zona merah.

"Setahu saya zona merah itu di kawasan Unsri Bukit Besar, kawasan SMA Negeri 6 di Jalan Sersan Sani, River Side BKB, dan banyak wilayah lainnya.

Terutama yang sudah banyak pangkalan ojeknya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved