Inspirasi

Usia Baru Lima Tahun, Anak ini Kaya gara-gara Video Mainan YouTuber

Satu juta dollar Amerika Serikat mengalir untuk video YouTube seorang anak 5 tahun bernama Ryan. Angka ini merupakan rangkuman monetasi karena video s

Editor: Bedjo
Tubefilter
Salah satu halaman muka video Youtuber Ryan Toys Review. Usia Ryan masih lima tahun saat videonya ditonton hingga jutaan kali. 

SRIPOKU.COM - Satu juta dollar Amerika Serikat mengalir untuk video YouTube seorang anak 5 tahun bernama Ryan. Angka ini merupakan rangkuman monetasi karena video sang anak ditonton sampai puluhan juta, bahkan ratusan juta kali di laman berbagi video tersebut.

Berita Lainnya:
VIDEO : Jokowi Disebut Youtuber Termahal dan Terkeren Ini Penyebabnya

Padahal, usia Ryan baru lima tahun, dan video-videonya "hanya" berisi keasyikan sang anak dengan aneka mainan yang umumnya memang berwarna-warni.

"Jika dalam video itu Ryan terlihat benar-benar menyukai mainannya, dan ia ditonton sepuluh juta hingga dua puluh juta orang, maka hal tersebut akan memberikan efek yang besar dalam bisnis ritel mainan," kata Jim Silver, CEO Toys, Tots, Pets, and More, dalam "YouTube's Biggest Star is a 5-year-old that Makes Millions Opening Toys" di The Verg, Kamis (22/12/2016).

Kenyataannya, puluhan video ulasan mainan masuk dalam daftar 100 saluran video YouTube paling laris menurut "How Toy Unboxing Channels Became YouTube's Real Stars" di The Guardian.

Bukan cuma video Ryan, video-video lain yang tidak kalah laris adalah Kids Toys Channel, Disney Car Toys Club, Fun Toys Collector Disney Toys Review, Toys and Funny Kids Surprise Eggs, CookieSwirlC, Blu Toys, Hobby Kids TV, hingga EvanTubeHD.

Khusus untuk EvanTubeHD, pengelola akun ini menurut TheRichest dalam "20 Of The World’s Highest Earning Online Vlogs" meraih hingga 3 juta dollar AS pada 2014 lalu.

Nama salurannya yang berakhiran " HD" menjamin bahwa video-videonya berkualitas "high definition" sehingga punya nilai lebih.

Warna mainan

Video yang kreatif memang menjadi salah satu kunci yang ditekankan banyak YouTuber agar menangguk banyak klik.

Meski demikian, video sederhana yang hanya mengandalkan timbunan telur beraneka warna berisi mainan, seperti yang disuguhkan Fun Toys Collector Disney Toys Review, tetap punya 20 jutaan penonton.

Bicara strategi pemasaran, orangtua Ryan sendiri menyematkan ribuan merek mainan sebagai kata kuncinya, sekalipun keputusan mengeklik video tetap bergantung pada jari penonton.

Namun, dari semua itu, warna punya aspek yang kuat, khususnya dalam hal citra.

Contoh yang paling mudah ditemui adalah warna-warna pada kultur pop Jepang, seperti saat mereka mengemas mainan, membuat film, dan segala hal yang berpautan dengan kebutuhan komersial, yang mereka sebut dengan istilah "kawaii".

"Kawaii secara resmi didefinisikan sebagai gaya artistik dan kultur Jepang yang menekankan kualitas dari sesuatu yang manis dan lucu, dengan menggunakan warna cerah dengan karakter berpenampilan anak-anak," tulis BBC.co.uk dalam "Kawaii Culture in The UK Japans Trend for Cute".

Evan dengan akunnya, EvanTubeHD, mengulas berbagai mainan, baik fisik maupun non-fisik seperti game dan membuatnya disebut pernah meraih penghasilan secara monetasi sebesar 3 juta dollar AS.
Evan dengan akunnya, EvanTubeHD, mengulas berbagai mainan, baik fisik maupun non-fisik seperti game dan membuatnya disebut pernah meraih penghasilan secara monetasi sebesar 3 juta dollar AS. (Dimas Wahyu)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved