Deretan Kontroversi Sea Games 2017. Bendera Terbalik Atlet Makan Sisa hingga Indonesia Dicurangi

Malaysia sebagai tuan rumah sepertinya begitu ambisi untuk meraih tampuk juara umum kali ini. Namun, ambisi tersebut seakan bertolak belakang dengan

Tayang:
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
Instagram/nahrawi_imam
Imam Nahrawi dengan pemain tim sepak takraw putri Indonesia 

Nagor Amir mengantongi lisensi wasit dari FIFA sejak pertama kali berkarier yakni pada tahun 2011

4. Atlet Indonesia Diperlukan Tak Nyaman

Disadur dari BolaSport.com, Sebelum terjadi insiden terbaliknya bendera kebanggaan Indonesia, ternyata Nadia Anggraeni, wakil Indonesia di cabor lompat tinggi telah menemukan kejanggalan dari pihak panitia SEA Games 2017.

Nadia menemukan kejanggalan saat ia dan rombongan harus dipindahkan ke hotel lain saat sudah sampai hotel tujuan.

Atlet lompat tinggi itu juga mengaku tidak mendapatkan kendaraan ketika akan melakukan latihan.

"Saya pikir Malaysia sengaja memancing emosi kita. Dari awal datang, hotel tempat kami menginap tiba-tiba dipindahkan. Terus, kami juga tidak disiapkan kendaraan untuk ke tempat latihan," ujar atlet lompat tinggi tersebut.

Atlet lompat tinggi asal DKI Jakarta, Nadia Anggraini, meraih emas pada PON 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Kamis (22/9/2016). LARIZA OKY ADISTY/JUARA.NET

Nadia menyebut, sebagai tuan rumah, tentu Malaysia akan melakukan banyak cara untuk merusak konsentrasi lawan-lawannya.

Mengetahui kondisi itu, tak ada cara lain selain bersabar dan berjuang mati-matian.

Nadia juga berpesan kepada seluruh atlet Indonesia, agar setiap atlet perlu mengontrol emosinya sebelum bertanding.

5. Sepaktakraw Dicurangi

Kontrofersi dalam SEA Games 2017 kembali terjadi.

Baru saja usai persoalan gambar bendera Merah Putih yang salah cetak, kini ada kontroversi yang terjadi di pertandingan sepak takraw yang baru saja berlangsung.

Pertandingan sepak takraw itu mempertemukan Tim Putri Malaysia VS Tim Putri Indonesia pada Minggu (20/8/2017) sore.

 
Kekecewaan kembali dirasakan oleh pihak Indonesia.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved