Update SFC
Hanya Bersisa Dominggus Fakdawer Modal SFC Hadapi Bhayangkara
“Memang ada sedikit masalah, karena banyak pemain terutama di lini pertahanan yang akan absen nantinya.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Memang berat perjuangan Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan.
Dia memiliki tugas ekstra saat membawa timnya menantang tuan rumah Bhayangkara FC, Minggu (20/8) sore di stadion Patriot Bekasi.
Pada laga pekan 20 kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 ini, Hartono yang baru naik pangkat dari caretaker menjadi pelatih kepala ini harus memutar otak lebih keras.
Terutama saat menyusun pemain di lini belakang.
“Memang ada sedikit masalah, karena banyak pemain terutama di lini pertahanan yang akan absen nantinya.
Tetapi semua alternatif telah kami coba saat latihan dan semoga hasilnya nanti posisitf,” ujarnya saat dihubungi Minggu (19/8) sore.
Memang pada laga ini, SFC kehilangan duet stopper yang sebelumnya bermain di laga terakhir yakni Yanto Basna dan Bobby Satria.
“Keduanya memang harus absen, Bobby dalam pemulihan cidera sementara Yanto Basna tengah izin karena ada urusan keluarga,” jelasnya.
Maka itu, Hartono harus pandai mengatur taktik dan memanfaatkan pemain yang ada. Sebab dia kini hanya memiliki satu pemain yang benar-benar siap pakai di posisi stopper yakni Dominggus Fakdawer.
“Dalam latihan dia sudah kami coba berduet dengan Achmad Faris atau Bio Paulin yang kami bawa ke Bekasi. Dalam situasi darurat, Indra Permana pun bisa kami coba mainkan disana,” bebernya.
Lini pertahanan memang menjadi perhatian utama pihaknya dan dianggap bakal menjadi kunci penting bila ingin meraih poin di laga ini.
“Lawan pasti akan menyerang, karena itu kami pasti akan bertahan, namun dengan organisasi yang benar, setelah menguasai dan merebut maka pasti kami juga akan menyerang balik,” tegasnya.
Terkait Bhayangkara FC, Hartono juga mengaku lawannya ini tetap akan sangat berbahaya meskipun nanti tidak akan diperkuat Evan Dimas yang tengah memperkuat timnas Indonesia di ajang SEA Games Malaysia.
Hartono menegaskan Bhayangkara tim yang kompak, tanpa Evan Dimas pun mereka tetap bahaya.
“Tanpa Evan Dimas, mereka tetap kuat karena kualitas pemainnya sangat merata. Tetapi saya hanya akan fokus ke tim sendiri, dalam beberapa pertandingan terakhir sebenarnya SFC sudah membaik, namun mereka tidak boleh kehilangan fokus dan mesti tenang dalam memanfaatkan peluang nantinya,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sriwijaya-fc-versus-bhayangkara12111_20170820_062728.jpg)