Update SFC
Target Tijani Pasca Menikah
"Memang kita harapkan dia sudah bisa kembali seperti semua. Bergabung Tije memang kita nantikan, semoga ke depannya lawan Bhayangkara lebih baik lagi,
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-KERAP dikritik karena kurang ngotot dalam melindungi bola, Tijani Belaid kerap diteriaki para fans atau suporter ketika bermain, di kandang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Namun, banyak pula penggila bola memuji permainan Tijani. Untuk pemain yang baru saja bergabung di awal musim dan dalam proses adaptasi, mantan pemain Inter Milan itu dianggap mumpuni. Hingga kini, dialah si raja assist Sriwijaya FC. Total ada 6 assist plus 1 gol yang dia sumbangkan, sejak bergabung bersama Laskar Wong Kito. Sebuah torehan luar biasa bagi seorang gelandang pengatur serangan.
Sebab, koleksi assist Tijani membuatnya disejajarkan dengan Boaz Salossa (8 assist), Slamet Nurcahyo (8 assist), Ik Yun Oh (7
assist).
Sebagai pemain yang dianggap memiliki sentuhan ajaib, Tijani memiliki kelebihan sebagai eksekutor bola-bola mati. Dia mampu
memanfaatkan satu peluang menjadi gol, dalam saat penting.
Dalam pertandingan lawan Persipura, Tijadi setidaknya mampu menjawab kritikan, ketika dia berani duel satu lawan satu memasuki kotak penalti dan memberikan assist matang kepada Beto dan berbuah gol.
Memang, umpan-umpannya keren, bola-bola sodorannya selalu pas, dia mampu pula memanfaatkan setiap ruang untuk memberi assist.
Namun sejauh ini, Tije belum tampil prima sepanjang laga, beberapa kali Hartono Ruslan menyebut kondisi fisik Tije memang
butuh proses adaptasi.
Namun, ketika dia izin pulang ke negaranya untuk menjalani resepsi pernikahan, SFC merasakan bagaimana bermain tanpa dia,
puncak dalam pertandingan terakhir lawan Semen Padang. Pelatih Hartono pun mengakui itu, fans pun merindukannya.
"Memang kita harapkan dia sudah bisa kembali seperti semua. Bergabung Tije memang kita nantikan, semoga ke depannya lawan Bhayangkara lebih baik lagi," ujarnya.
Kekhawatiran Pasca Menikah dan Olok teman-temanya Soal Lutut
Ini hanya guoyona, tetapi kadang-kadang menjadi kenyataan. Soal penurunan performa pasca menikah, kerap terjadi terhadap para pemain sepakbola, tidak terkecuali para pemain Sriwijaya FC.
Pada tahun 2010/2011 silam, Ivan Kolev yang ketika itu melatih SFC juga mengakui hal itu, terkait salah seorang bek yang kemudian mengalami penurunan performa setelah menikah.
Bahkan hal itu diungkapkannya di depan para awak media.
Namun tidak sedikit pemain yang justru makin oke menikah.
Hal ini pulalah yang dikhwatirkan oleh para fans Tijani Belaid.
Bahkan dalam latihan pertamanya pasca menikah, dia diolok teman-temannya yang memeriksa lutut Tije.."kopong" tidak ada isinya wkkkk.