Pedagang Pasar Cinde Palembang Mulai Tempati Kios Penampungan. Ini yang Dikeluhkan
"Alhamdulillah, pas di pucuk (dalam gedung) kami punyo kios 4 meter, na sekarang kami di kios yang baru sesuai memang dapat 4 petak".
Laporan wartawan Sriwijaya Post, Pairat
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasca dilakukan pengundian, sebagian besar pedagang di Pasar Cinde Palembang sudah menempati kios dan lapak di tempat penampungan sementara.
Pantauan Sripoku.com, Kamis (17/08/2017), tampak kios yang berada di lantai 2 gedung Pasar Cinde kosong.
Hanya beberapa kios penjual kemplang-kerupuk yang berada di lantai 1 tepatnya bagian depan masih belum menempati lapak yang baru.
Mereka masih terlihat sibuk transaksi jual-beli seperti biasa.
"Lapak baru kami sudah ado, cuma masih nunggu bos kami (pemilik toko) balik dari daerah mungkin besok atau luso la baru pindah kios baru," ujar salah satu karyawan toko kemplang.
Selain itu, masih ada beberapa pedagang belum memindahkan barang dagangannya ke kios baru karena masih melakukan renovasi kios yang baru.
Kios baru yang disiapkan pihak pasar selama revitalisasi Pasar Cinde ini dibagi menjadi 3 sisi.
Tampak depan menghadap Jalan Jenderal Sudirman, kios berjejer memanjang lengkap dengan atap rangka baja dan kios ini diisi oleh pedagang sayur, ikan, daging, penjual buah dan kerupuk-kemplang lainnya.
Sedangkan di sisi kanan berdampingan dengan Bank Mandiri berjejer kios berukuran lebih kurang 1,5x2 meter diisi oleh pedagang kering seperi pedagang pakaian, toko kelontong, elektronik dan besi-besi lainnya.
Terakhir tampak di sebelah kiri gedung atau sepanjang Jalan Letnan Jaimas juga terdapat kios-kios seperti di sisi kanan dan isi oleh kios pedagang kering hingga meluber ke luar jalan ditempati penjual sayuran dengan menggelar petak kayu beratap payung lebar.
Dari setiap sisi kios dilengkapi dengan beberapa kamar kecil tepatnya berada di tengah jejeran kios.
Saat ditemui di kios barunya, Dani (45), salah seorang pedagang perlengkapan baju militer tampak sibuk menyusun barang-barang dagangannya.
Dani mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sistem pengundian yang dilakukan pihak pasar dirasa adil.
"Alhamdulillah, pas di pucuk (dalam gedung) kami punyo kios 4 meter, na sekarang kami di kios yang baru sesuai memang dapat 4 petak".
Masih penuturan Dani, ia mengaku dari segi pendapatan belum terlihat perkembangnnya karena baru beroperasi dua hari.
Ia berharap di kios yang barunya tidak mempengaruhi pendapatannya.
"Kalo pelanggan sudah banyak. Semoga bae rezekinyo dak ngaruh minimal samo cak di pucuk kalo biso lebih malah. Pelanggan kan dak perlu naik tanggo lagi," ujar Dani.
Sementara itu, sebagian pedagang mengeluhkan kehilangan pelangganan mereka karena kesulitan menemukan kios baru yang mereka tempati.
Salah satunya dirasakan oleh Sumi (38), penjual sayuran.
Ia mengaku selama dua hari menempati kios baru tidak ada pelanggannya yang datang semua pembeli dengan wajah baru.
Uniknya, sebagian dari pedagang ada yang menyiasati dengan membuat tulisan di kertas berupa pemberitahuan lapak yang baru dengan disertakan alamat lengkap dan kontak agar bisa dihubungi.
Seperti pada gambar di bawah:
Sementara, tampak pengelola parkir motor maupun mobil tepat berada di 3 sisi gedung Pasar Cinde melakukan tugasnya dengan tertib.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/cinde1_20170817_140857.jpg)