HUT Ke 72 Kemerdekaan RI
'Jauh-jauh Datang dari Layo, Dak Taunyo Katik Lomba Bidar. Cugak Kami Dek'
Aduh kecewa sekali rasanya. Padahal saya sengaja main ke Ampera berharap bisa nonton lomba bidar
Penulis: Yuliani | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sriwijaya Post, Yuliani
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sudah menjadi tradisi rutin setiap momen perayaan HUT RI 17 Agustus diwarnai dengan pesta rakyat.
Untuk di Kota Palembang sendiri, tradisi unik yang tak pernah lekang sejak dahulu adalah perlombaan bidar maupun perahu hias yang biasanya digelar di Sungai Musi Palembang.
Namun berbeda untuk tahun ini, lalu lalang perahu hias maupun bidar yang paling ditunggu-tunggu warga tak terlihat di hulu sungai sejak pagi tadi.
Biasanya pada tahun sebelumnya sejak pukul 10.00 WIB hingga sore warga selalu berjubel di pinggir Jembatan Ampera maupun BKB untuk menyaksikan perlombaan tersebut.
Lontaran kekecewaan pun mulai ramai dari warga yang terlanjur berkumpul di Ampera.
Sesekali mereka melihat ke bawah berharap ada tanda-tanda lomba yang hanya digelar pada HUT Palembang dan 17 Agustus ini.
"Jauh-jauh datang dari Layo, dak taunyo katek lomba Bidar. Cugak kami dek," ujar Candra, seorang pria paruh baya bersama istri dan dua anaknya yang sejak Dzuhur sudah menyambangi Ampera.
Tak hanya Candra, warga lain yang dari luar Palembang pun dengan antusias datang ke jembatan kebanggaan wong kito tersebut guna menyaksikan Bidar.
Seperti Ainun dari Pangkalan Balai Banyuasin ini.
Selain untuk meramaikan semarak kemerdekaan ia juga ingin menonton perlombaan Bidar yang selalu digelar tepat di depan BKB.
"Selama ini hanya nonton di televisi dan lihat di koran. Tapi katanya tahun ini nggak ada ya? Aduh kecewa sekali rasanya. Padahal saya sengaja main ke Ampera berharap bisa nonton bidar," ujar karyawan swasta ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/warga-di-jembatan-ampera-ingin-nonton-lomba-bidar_20170817_165747.jpg)