Ratusan Siswa Berprestasi Berebut Tiket Sriwijaya Super Camp

Materinya kalau di sekolah sudah akademik. Di sini teknik dan calon kepemimpinan, leadership. Membangun secara holistik. Bangun manusia seutuhnya

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Perwakilan siswa yang ikut seleksi berfoto bareng para mentor Sriwijaya Super Camp di Griya Agung Palembang, Sabtu (12/8/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ratusan siswa berprestasi berebut tiket Sriwijaya Super Camp dengan mengikuti seleksi interview di Griya Agung Palembang, Sabtu (12/8/2017).

"Ada 34 seluruh SMA Negeri dan 3 MAN mengikuti seleksi ini. Metode penyaringan meminta sekolah 10 besar memiliki prestasi akademik dan non akademik," ungkap panitia yang juga salah seorang Tim Seleksi SSC, Erwanto Yusuf ST Dipl.Business.

"Materinya kalau di sekolah sudah akademik. Di sini teknik dan calon kepemimpinan, leadership. Membangun secara holistik. Bangun manusia seutuhnya," terangnya.

Setelah hari ini pengumuman, ada waktu sebulan visiting. Dirangking lagi 50. Berapa yang akan dihire.

Camp pada September 2017 di Graha Salsabilla Sriwijaya Waihitam sebelah RM Sri Melayu.

"Untuk supporting Bank SumselBabel dan PT Semen Baturaja sudah directly bergabung. Mereka akan bantu beri pengajaran, silabus dan merekomendasi bekerja di sana. Dapat prioritas utama. Siswa akan dapat beasiswa. Kita mengimbangi jadwal sekolah. Second prioritas SSC. Sabtu minggu berada di SSC selama setahun," katanya.

Mentor utama SSC, H Patra Radezayansyah ST SE MBAT yang juga pengusaha mengatakan masalah jiwa entertainment tidak hanya swasta.

"Tidak hanya wirausaha. Kita tumbuhkan jiwa enterpreneurship. Selama ini kita lakukan kepada orang seperti mahasiswa D3. Tidak salahnya kita lakukan sejak dini. Kita banyak support, harapan kita ke depan banyak yang support lagi. Kita sekarang pendidikan awal," kata Patra.

Salah seorang peserta seleksi, Kiki Merdiansyah kelas 11 jurusan desain komunikasi visual SMKN 7 Palembang mengaku tertarik mengikuti seleksi SSC ini karena ingin belajar mengenal lebih dalam tentang Sumsel.

"Melihat promosi enterpreneurship kita semakin tertarik. Belajar praktek memimpin pramuka. Insya Allah optimis lolos. Selama ini di sekolah angking 1 terus," kata siswa kelahiran Lahat, 18 Mei 2001.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved