Kaget Sekaligus Mual! Begini Cara Makan Telur Paling Eksotis di Luar Negeri, Gak Tega Lihatnya!

Siapa yang tak pernah mengkonsumsi telur? Penganan yang dihasilkan oleh ayam atau bebek ini umumnya disantap mulai dari anak-anak hingga orang dewasa

Tayang:
Penulis: pairat | Editor: pairat
istimewa

SRIPOKU.COM-- Siapa yang tak pernah mengkonsumsi telur? Penganan yang dihasilkan oleh ayam atau bebek ini umumnya disantap mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, biasanya menikmatinya dengan cara direbus, digoreng hingga dimakan mentah sekalipun.

Namun ada istilah Balut atau balot ("bah-jarahan") adalah telur itik yang telah difertilisasi dalam 16-21 hari yang cenderung telah menarik perhatian banyak turis asing,

Baca: Ternyata, Pakai Obat Penumbuh Rambut Pengaruhi Kesuburan Pria

namun juga sempat menuai pemberontakan juga. Lebih tepatnya, ini adalah telur rebus yang tidak hanya mengandung putih dan kuning telur tapi juga embrio bebek yang sedang dalam tahap semi-berkembang.

telur
telur (istimewa)

Makanan ini seringkali dipuji sebagai makanan khas Filipina yang paling terkenal dan eksotis.

Cara paling sederhana untuk memakannya adalah kupas kulitnya dan dimakan dengan sedikit garam dan tidak ada bahan lainnya yang dicampurkan dengannya.

Baca: Foto Diduga dr Ryan Thamrin Sebelum Meninggal Beredar, Netizen “Masa Sih Ini Dr. Ryan??

Untuk membuatnya, telur itik akan dibawa ke magbabalot ("mag-ba-ba-loht," pembuat roti) pada hari telur keluar dari perut induknya.

Telur bebek yang telah dibuahi akan dimasukkan diinkubasi dalam keranjang yang dikelilingi oleh sekam padi yang hangat sampai mereka siap untuk direbus dan dijual.

telur
telur (istimewa)

Guirdo, pedagang balut, mengatakan banyak orang membeli makanan khas daerahnya itu. Tidak hanya warga Filipina, melainkan pendatang atau wisatawan yang ingin menikmati balut.

Telur berembrio selalu tersedia sebab ada pihak yang membuatnya secara khusus. Mereka menggunakan mesin penetas yang diatur dalam kurun waktu tertentu sehingga menghasilkan telur berembrio bersamaan.

Baca: Wow! Inilah 7 Diva Muslimah Tercantik di Dunia, No 1 Ternyata Seorang Jurnalis!

Umumnya, wisatawan yang baru pertama kali mencoba terlihat ragu, bahkan ada yang sudah memecah telur, membayarnya, dan langsung kabur. Mungkin takut atau tak sanggup mengonsumsinya.

Rasa enggan mencoba juga bisa dikarenakan warna kuning telur yang menjadi cokelat keabu-abuan dan sebagian berwarna putih. Rupanya tidak sama dengan telur rebus.

telur
telur (istimewa)

Untuk menikmati balut, layaknya seperti memakan telur setengah matang meskipun pengolahan balut dimasak hingga matang. Cara memakannya, yaitu dengan memecahkan salah satu sisi telur, kemudian sedot cairan di dalamnya, lalu buka cangkang untuk mendapatkan bagian dalam telur itu.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved