Update SFC
Hyun Koo: Tak Apa Main Jelek Penting Kami Menang
"Biarlah kami main jelek asalkan menang, intinya kami semua, para pemain siap tempur dan mengejar hasil sempurna di kandang kali ini," ujar Hyun
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Menghadapi Perseru Serui, di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (2/8) merupakan pertandingan terakhir di akhir putaran pertama musim 2017.
Kemenangan merupakan harga mati demi mengkatrol posisi SFC lebih baik lagi. Maklum tim di atas SFC yakni Persib Bandung dan Semen Padang mengantongi 21 dan 22. Sementara SFC yang berada di posisi ke-15 mengantongi nilai 20.
Bedanya Semen Padang dan Persib yang kini berada di peringkat ke-13 dan 14 sudah menggenapi pertandingan akhir putaran pertama.
Sedangan Sriwijaya FC masih menyimpan satu pertandingan lawan Perseru.
Maka jika SFC menang maka Beto dkk akan mengantongi nilai 23, ini sudah sangat baik untuk melewati Persib dan Semen Padang.
Maka itu Kapten Hyun Koo bertekad merebut kemenangan. Dia tidak ingin lagi menangis diakhir pertandingan, karena kecewa main bagus tetapi hasilnya imbang.
"Biarlah kami main jelek asalkan menang, intinya kami semua, para pemain siap tempur dan mengejar hasil sempurna di kandang kali ini," ujar Hyun Koo dalam sesi wawancara bersama sripoku.com, Senin (31/8/2017).
Hal serupa juga disampaikan Ichsan, dia dan rekan-rekan siap berjuang habis-habisan, karena ini pertandingan yang sangat penting. Sriwijaya FC memburu kemenangan demi memperbaiki posisi yang sekarang berada di peringkat ke-15.
"Kami semua sudah siap tanding, meski dalam kondisi apapun, kami tidak akan mengeluh, perjuangan belum usai masih banyak pertandingan dan lawan Perseru adalah salah satunya, kami mengejar happy ending untuk akhir putaran pertama," jelas Ichsan.
Hartono Mengaku Buta Kekuatan Lawan
Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan mengaku tidak terlalu mengetahui kekuatan calon lawan yang akan dihadapi di laga penutup kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, Perseru Serui, Rabu (2/8) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang. Namun meski buta kekuatan lawan, Hartono menyebut pihaknya tetap akan menggeber serangan sejak menit awal guna memaksimalkan kemenangan nantinya.
"Musim ini, kami tidak terlalu mengetahui karakter Perseru. Karena itu kami nantinya akan bermain dengan gaya kami sendiri dan barulah di 45 menit kedua akan menganalisis lawan serta cara mengantisipasinya," jelas Hartono.
"Saat melawan Persegres di pekan 16 lalu, saya sempat membaca di salah satu media Jawa Timur bahwa manajer Madura United, Achsanul Qosasih menyebut Liga 1 Indonesia 2017 ini merupakan kompetisi yang sangat berat. Dasarnya adalah karena timnya harus memainkan 6 pertandingan dalam sebulan, lalu bagaimana dengan SFC yang kini harus bermain 4 kali dalam 12 hari," ujar Hartono Selasa (1/8).
Namun caretaker SFC ini menegaskan bahwa, anak asuhnya tetap akan bermain all out dan berjuang mengamankan poin penuh demi memuaskan dahaga publik sepakbola di Palembang.
"Para pemain tidak boleh larut dalam keadaan ini, karena banyak tim lain yang juga pernah berada di posisi ini dan bisa mengatasinya," tegasnya.