Ternyata Begini Sejarah Berdirinya RS Charitas Palembang

Penonton pun dibuat terdiam melihat dan menyaksikan betapa beratnya perjuangan para pendahulu mereka dalam mendirikan rumah sakit.

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
RS Charitas Palembang menampilkan visi kesehatan dengan cara teatrikal, Senin (31/7/2017). 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM PALEMBANG - Dalam kunjungannya ke RS Charitas peserta Asian Youth Day (AYD) 2017 mendapatkan materi mengenai visi kesehatan, Senin (31/7/2017).

Namun yang membuat ratusan peserta tak bosan, pihak penyelenggara menyampaikan visi kesehatannya dengan diiringi teatrikal.

Para peserta terlebih dahulu diperlihatkan awal mulai bagaimana RS Charitas didirikan.

Mulai dari zaman penjajahan Belanda hingga dikuasai oleh tentara Jepang diceritakan satu persatu dan begitu detail.

Penonton pun dibuat terdiam melihat dan menyaksikan betapa beratnya perjuangan para pendahulu mereka dalam mendirikan rumah sakit.

Setelah itu, barulah pelayanan yang ada ditampilkan oleh pihak RS.

Mulai dari Yoga, senam diabetes hingga meditasi.

Tidak sampai di situ saja penanganan pasien mulai dari pertama dirawat hingga dilakukan penanganan operasi.

Sesekali peserta tertawa dan begitu terlihat sangat terhibur.

Asian Youth Day (AYD) 2017 turut dihadiri oleh perwakilan dari India dan Malaysia.

Juga turut dihadiri oleh peserta dari uskupan Tanjung karang, Pangkal Pinang, Padang, Sibolga, Medan, dan Uskupan Agung Palembang.

Kedatangan mereka ke Palembang untuk mempelajari budaya yang ada di Bumi Sriwijaya.

Sebelum pada akhirnya memasuki acara inti di Jogjakarta pada 2-6 Agustus 2017.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved