Wow! Dalam Satu Bulan, Ratusan Wong Kito Beli Mobil Ini
Jika dilihat dari harga jual yang tak sampai Rp 200 juta, tak heran jika mobil yang ada di pasaran sejak 2011 ini jadi salah satu yang terfavorit.
Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sriwijaya Post, Refli Permana
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pembaca diyakini sepakat jika Honda Brio dikatakan mobil favorit di Palembang saat ini.
Maklum, bukan hal sulit melihat mobil Low Cost Green Car (LCGC) itu melintas di jalan protokol saking banyaknya yang mengendarai saat ini.
Dilihat dari angka penjualan, opini tersebut bisa dibenarkan.
Honda Union Motor Palembang selaku salah satu diler resmi Honda saja berhasil menjual lebih dari 100 unit setiap bulannya khusus untuk Honda Brio.
"Semakin ke sini memang ada peningkatan sejak diluncurkan beberapa waktu yang lalu. Pembeli datang dari kalangan menengah," kata Sales Supersior Honda Union Motor Palembang, Indra, Selasa (25/7/2017).
Indra mengatakan, Brio dijual dalam beberapa jenis, yakni Brio S MT, Brio E MT, Brio E CVT.
Adapun harganya secara berturut Rp 149.600, Rp 154.600, dan Rp 169.600.
Jika dilihat dari harga jual yang tak sampai Rp 200 juta, tak heran jika mobil yang ada di pasaran sejak 2011 ini jadi salah satu yang terfavorit.
Dari spesifikasi, Brio sudah dikatakan bisa memenuhi hampir semua keinginan dan kebutuhan pengendara.
Dari body sudah dikonsep dengan bentuk unik dimana sepintas nyaris menyerupai kelas Sporty Utility Vehicle di produsen yang sama.
Warna pilihan juga banyak sehingga masyarakat tak terbatas memilih warna yang disukai.
Salah satu tampilan yang cukup kuat dari mobil ini terletak di bagian belakang.
Bentuknya unik dan sudah ada beberapa penambahan.
Salah satunya seperti menyerupai bumper yang dilengkapi oleh pihak produsen.
Desain lampu juga sudah sepintas berkesan sporty untuk melengkapi tampilan mobil yang berukuran minimalis ini.
Teknologi yang terdapat di mobil ini juga tak kalah banyak dengan mobil-mobil yang ada di kelas lebih tinggi.
Brio sudah dilengkapi sensor keamanan dan teknologi hiburan yang bisa membuat pengendara tak suntuk ketika berkendara jauh.
Salah satu pengguna Brio, Adji, mengaku sangat puas dengan fitur-fitur di mobil itu.
Harga yang terjangkau rupanya tak membuat spesifikasi mobil ini dibuat ala kadarnya.
Ia bahkan menilai Brio seperti bukan mobil LCHC karena berpatokan dengan spesifikasi yang sudah ada.
"Kalau sudah sebagus dan semewah ini wajarlah kalau mobil ini lagi laris-larisnya. Dikendarai juga enak, jadi bukan karena tampilan semata," kata pengusaha di bidang kuliner ini.
Unik, itu kesan utama yang melekat di benak Fatra ketika melihat Brio.
Ditambah dengan harga jual yang pas dengan isi saku, pengusaha di bidang fesyen ini tanpa ragu beralih kendaraan yang semula SUV ke LCGC Honda ini.
"Alasannya lebih karena kebutuhan karena saya jarang ke luar kota, jadinya sayang aja kali kendarai SUV. Tepat Brio diperkenalkan, langsung beli karena semuanya pas dengan kebutuhan, selain dari tampilannya yang unik," kata ayah dua anak ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/honda-brio-satya_20170405_170546.jpg)