Juventus Vs Barcelona, Sukses Mendaki Gunung

Kesolidan pertahanan Juve kini dipertanyakan karena mereka tak lagi memiliki trio BBC.

Tayang:
Editor: Budi Darmawan
LLUIS GENE/AFP
Striker Barcelona Luis Suarez (tengah) melakukan selebrasi bersama Lionel Messi (kiri) dan gelandang Andre Gomes (kanan), setelah mencetak gol ke gawang Las Palmas dalam pertandingan La Liga di Camp Nou, Barcelona, Sabtu (14/1/2017). 

SRIPOKU.COM - Juventus tak kebobolan dan sukses menyingkirkan Barcelona di perempat final Liga Champions 2016-2017. Kesolidan pertahanan Juve kini dipertanyakan karena mereka tak lagi memiliki trio BBC.

Juventus telah melepas panglima lini belakang mereka, Leonardo Bonucci, ke AC Milan. Trio legendaris BBC (Bonucci, Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini) pun terpaksa bercerai.

 
Dani Alves, yang April silam sukses membuat frustrasi penyerang Barca, Neymar. Jr, juga telah pergi ke Paris Saint-Germain. Tanda tanya lantas muncul di sektor belakang Si Nyonya Tua.

Beberapa legenda sepak bola Italia seperti Alessandro Del Piero dan Christian Vieri memang masih menyebut Juve sebagai kandidat terdepan menjuarai Serie A 2017-2018.

Kepergian Bonucci dan Alves dipercaya tak akan mengganggu kinerja Si Nyonya Tua di pentas domestik.

Tapi, kompetisi antarklub Eropa akan menyajikan ancaman yang berbeda. Karena itu, duel uji coba pertama Juve menuju musim 2017-2018 kontra Barcelona di International Champions Cup disebut sebagai tes bagus.

Pada laga yang akan digelar di Stadion MetLife, New Jersey (22/7/2017), itu ahli strategi Si Nyonya Tua, Massimiliano Allegri, bakal bisa melihat apakah figur seperti Daniele Rugani dan Medhi Benatia bisa pas "mengisi sepatu" Bonucci, terutama dalam laga-laga bergengsi.

Hasil melawan Barca dapat menjadi referensi sahih bagi Allegri maupun juru transfer klub, Beppe Marotta.

Terlebih Barcelona bakal datang ke MetLife Stadium dengan trisula terbaik mereka, yakni Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.


Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde (tengah), mengawal latihan tim di Sports Center FC Barcelona Joan Gamper, Sant Joan Despi, Barcelona, pada 13 Juli 2017.
Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde (tengah), mengawal latihan tim di Sports Center FC Barcelona Joan Gamper, Sant Joan Despi, Barcelona, pada 13 Juli 2017. (LLUIS GENE/AFP)

Pelatih anyar Barcelona, Ernesto Valverde, pantas mensyukuri keberadaan trio MSN. Maklum, sejak 2014, tiga penyerang andalan Blaugrana tersebut tak pernah melakoni start pramusim tim secara berbarengan.

Start Pramusim

Pada 2014, Suarez terkena sanksi dan tak boleh terlibat dalam kegiatan sepak bola selama empat bulan usai menggigit Chiellini di ajang Piala Dunia. Di lain sisi, Neymar melewatkan pramusim lantaran cedera punggung yang ia alami di Brasil 2014.

Trio tersebut juga tak melakoni latihan pramusim sejak awal pada 2015 dan 2016. Partisipasi Messi dan Suarez di Copa America (2015 dan 2016) dan Neymar di Olimpiade 2016 adalah alasannya.

Baru tahun ini ketiganya sudah terlihat berkeringat di sentra latihan tim, Sant Joan Despi, pada hari pertama pramusim Barca.

"Saya lebih sering melihat ke dalam daripada ke luar. Saya bahagia dengan pemain yang saya miliki," kata Valverde menanggapi aktivitas Barcelona di bursa transfer.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved