Temukan Tulisan Jahanam 100 Km, Pemuda Ini Histeris dan Minta Turun dari Mobil. Ternyata. . .

Merekapun menertawakan aku, dan menyebutku gila. Kukatakan: “Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, sesungguhnya aku melihatnya be

Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Candra Okta Della
Net
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Ajal ataupun kematian seseorang tidak ada yang tahu, kecuali Tuhan, Sang Pencipta.

Hanya saja, terkadang seseorang yang hendak dijemput ajalnya, telah diberitahukan tanda-tandanya.

Kita sering mendengar penjelasan kematian seseorang disertai dengan firasat sebelumnya, baik yang dirasakan oleh orang lain ataupun ia sendiri.

Sepertihalnya kisah pemuda asal Arab Saudi ini yang 'lolos' dari ajalnya dan diberikan kesempatan untuk bertaubat.

Berikut kisah lengkapnya dari Abu Khalid al-Jadawy, yang dikutip oleh abangdani.wordpress.com dari Majalah Qiblati Edisi 5 Volume 3.

Aku mengenal seorang pemuda yang dulu termasuk orang-orang yang lalai dari mengingat Allah.

Dulu dia bersama dengan teman-teman yang buruk sepanjang masa mudanya. Pemuda itu meriwayatkan kisahnya sendiri:

“Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, aku dulu keluar dari kota Riyadh bersama dengan teman-temanku, dan tidak ada satu niat dalam diriku untuk melakukan satu ketaatanpun untuk Allah, apakah untuk shalat atau yang lain.”

“Alkisah, kami sekelompok pemuda pergi menuju kota Dammam, ketika kami melewati papan penunjuk jalan, maka teman-teman membacanya “Dammam, 300 KM”, maka aku katakan kepada mereka aku melihat papan itu bertuliskan “Jahannam, 300 KM”.

Merekapun duduk dan menertawakan ucapanku. Aku bersumpah kepada mereka atas hal itu, akan tetapi mereka tidak percaya. Maka merekapun membiarkan dan mendustakanku.

Berlalulah waktu tersebut dalam canda tawa, sementara aku menjadi bingung dengan papan yang telah kubaca tadi.

Selang beberapa waktu, kami mendapatkan papan penunjuk jalan lain, mereka berkata “Dammam, 200 KM”, kukatakan “Jahannam, 200 KM”.

Merekapun menertawakan aku, dan menyebutku gila. Kukatakan: “Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, sesungguhnya aku melihatnya bertuliskan “Jahannam, 200 KM”.

”Merekapun menertawakanku seperti kali pertama. Dan mereka berkata:

“Diamlah, kamu membuat kami takut.”

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved