Breaking News

BBM Pertalite Eceran Diduga Oplosan Beredar di OKU Selatan

Bahkan bukan hanya BBM berjenis pertalite, solar dan minyak tanah juga telah dioplos dengan minyak mentah tersebut.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Penjual BBM eceran di Desa Anugerah Kemu Kecamatan Pulau Beringin, Selasa (18/7/2018). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Minyak pertalite di duga oplosan dengan minyak sulingan beredar di beberapa Kecamatan daerah pelosok Kabupaten OKU Selatan, sejumlah warga merasa dirugikan karena mengalami mesin mogok, Selasa (18/7/2017).

Seperti yang di alami Wardi, warga Pagar Dewa Kecamatan Muaradua Kisam,  "Kemaren saya membeli minyak eceran dari desa tetangga, tidak lama motor saya mengalami mogok, saya bersihkan lalu isi ulang dengan penjual eceran yang berbeda,"ucapnya.

Maraknya mengenai beredarnya minyak eceran yang berwarna biru kehitaman tersebut terjadi di beberapa Kecamatan seperti, Kecamatan Pulau Beringin,Sungai Are, Kisam Ilir, Mekakau Ilir dan Muaradua Kisam.

Belum diketahui pasti dari mana penyuplai BBM mentah yang di duga melalui penyulingan secara tradisional tersebut, akan tetapi bebasnya beredar minyak tersebut jelas merugikan banyak warga di Kabupaten OKU Selatan.

Menurut Informasi yang di dapat minyak Ilegal tersebut telah menyebar di seluruh Kabupaten OKU Selatan harganya relatif lebih murah, yakni dari harga Rp 6.000 hingga Rp 8.000 harga yang dibeli pengcer.

Penjual eceran BBM di pedesaan mengaku kalau minyak yang mereka jual adalah minyak BBM terbaru yaitu pertalite karena berwarna persis seperti pertalite.

Beberapa penjual eceran tidak tahu kalau minyak yang mereka jual adalah minyak oplosan.

"Yang kita jual minyak pertalite mas, biasanya di antar dari arah pasar Muaradua, kan sekarang BBM bensin sudah jarang ada di SPBU ,"ucap Emi warga Anugerah Kemu.

Bahkan bukan hanya BBM berjenis pertalite, solar dan minyak tanah juga telah dioplos dengan minyak mentah tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved