Berkunjung ke Sripo, Ini Kata Mayjen (Purn) H Iskandar M Sahil Soal Maju di Pilgub Sumsel

Dalam kesempatan ini juga Iskandar menyampaikan niatnya untuk maju sebagai calon Gubernur Sumsel pada Pilkada 2018 mendatang.

Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/DARWIND SEPRIYANSYAH
Mantan Pangdam II Sriwijaya, Iskandar M Sahil beserta rombongan foto bersama dengan jajaran redaksi Sriwijaya Post 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mayjen TNI (Purn) H Iskandar M Sahil, Mantan Pangdam II Sriwijaya mengunjungi Graha Tribun, kantor Harian Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Kamis (13/7/2017).

Kedatangan Iskandar bersama rombongan dalam rangka silaturahmi, mempererat hubungan antar kedua belah pihak.

Dalam kesempatan ini juga Iskandar menyampaikan niatnya untuk maju sebagai calon Gubernur Sumsel pada Pilkada 2018 mendatang.

"Saya asli Sekayu (Muba) dan saya lihat orang Sekayu selama ini tidak ada yang berani. Makanya sekarang saya buka peluang itu. Mudahan-mudahan lebih banyak tokoh-tokoh lain asal Sekayu yang berani maju," terang lulusan Akabri 1982 ini.

Iskandar menyatakan alasannya mau mencalonkan diri sebagai Cagub Sumsel. Iskandar melihat perkembangan di Kota Palembang memang cukup pesat dengan berbagai pembangunan dan fasilitas yang ada.

Namun, sayangnya hal itu tidak diiringi dengan pembangunan di daerah-daerah lain yang ada di Sumsel. Saat dia mudik beberapa waktu lalu pun, sudah kelihatan perbedaannya.

"Jalan banyak yang becek dan rusak. Saya juga pernah ke daerah Muratara, jalannya memang tidak becek mungkin sedang tidak hujan. Tapi tidak rata sehingga mobil pun nyangkut," ungkapnya.

Tanpa bermaksud menjelekkan, Iskandar juga menyadari Sumsel sendiri banyak even-even nasional maupun internasional, sehingga pemimpin sekarang fokusnya ke sana.

Namun, menurutnya pembangunan di daerah-daerah terutama di pedesaan, seharusnya juga menjadi prioritas.

"Jadi pembangunan dari pinggir pun harus diutamakan. Istilah militer itu, "Desa Mengepung Kota," sehingga orang kota berebut ke desa, bukan sebaliknya," kata mantan Pangdam II Sriwijaya ini.

Selain akan membangun wilayah di pedesaan, Iskandar juga bertekad akan memprioritaskan keamanan wilayah Sumsel, jika terpilih sebagai gubernur nanti.

"Keamanan kita (Sumsel) nomor 3 paling tidak aman. Ini harus jadi perhatian. Jadi kita konsentrasi ke sana untuk menjadikan paling tidak nomor tiga terbaik paling aman," katanya.

Menurutnya, keamanan jadi faktor penting untuk melancarkan proses pembangunan daerah. Semuanya bisa dilakukan jika kondisinya aman, termasuk investor akan masuk dan masyarakat pun bisa mencari uang dengan tenang.

Terlebih, latar belakangnya dari militer sudah sangat akrab dengan masalah keamanan. Istilahnya, "Ada jarum yang jatuh di lapangan pun pihaknya harus tahu,". Dalam hal ini, gubernur pun seharusnya meminta pertanggung jawaban dengan pangdam dan kapolda jika wilayahnya tidak aman.

"Ini syaratnya hanya satu, yakni harus bersih. Sebab, kalau tidak gubernur akan takut dengan Kapolda," jelas mantan Danrem 143/Haluoleo ini.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved