KPK OTT di Bengkulu

KPK Periksa Ridwan Mukti dan Istri. Pemeriksaan Dilakukan Secara Silang

Selain keduanya, KPK juga turut memeriksa Direktur PT Statika Mitra Sarana (PT SMS) Jhoni Wijaya, yang merupakan tersangka pemberi suap kepada Gubernu

KPK Periksa Ridwan Mukti dan Istri. Pemeriksaan Dilakukan Secara Silang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti (kedua kiri) yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dikawal petugas saat digelandang ke gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/6/2017). KPK mengamankan lima orang diantaranya Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, Istri Gubernur Bengkulu Lily Martiani Maddari dan tiga orang dari pihak swasta (pemberi suap). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan istrinya Lily Martiani Maddari, tersangka kasus suap proyek pembangunan jalan di Bengkulu diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (10/7/2017).

Selain keduanya, KPK juga turut memeriksa Direktur PT Statika Mitra Sarana (PT SMS) Jhoni Wijaya, yang merupakan tersangka pemberi suap kepada Gubernur Bengkulu.

KPK akan melakukan pemeriksaan silang antara para tersangka.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Ridwan akan diperiksa sebagai saksi untuk Rico Dian Sari, Bendahara DPD Golkar Bengkulu yang juga tersangka kasus ini.

Rico sebelumnya diduga sebagai orang yang mengantar uang suap dari Jhoni untuk Ridwan.

"(Ridwan Mukti) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RDS," kata Febri, saat dikonfirmasi, Senin (10/7/2017).

Sementara itu, Lily istri Ridwan akan diperiksa sebagai saksi untuk Jhoni. Kemudian giliran Jhoni yang akan diperiksa sebagai saksi untuk Lily.

KPK sebelumnya menetapkan Ridwan, Lily, Rico, dan Jhoni sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan dua jalan di Bengkulu.

Dalam kasus ini, Ridwan diduga menerima suap Rp 1 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp 4,7 miliar yang dijanjikan.

Fee itu berasal dari PT SMS yang memenangkan proyek dua pembangunan jalan di Bengkulu.

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved