Tak Mau Dibilang Pengecut Frily Terima Tantangan Temannya Menjambret, Hal Yang Terjadi Malah Begini
"Awalnya saya ditantang Rizki pak, berani gak jambret katanya. Karena saya takut dibilang pengecut, tak berani diajaknya menjambret."
SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Mengaku tak mau dibilang pengecut, M Frilyansyah (30) nekad menerima tantangan dari temannya Rizki Wijaya (25) untuk melakukan aksi jambret. Namun aksi dua sekawan ini berujung didalam penjara, lantaran aksi mereka gagal.
Diketahui, aksi mereka pun berawal saat keduanya berkeliling mengendarai sepeda motor, tiba-tiba Rizki menantang Frilyansyah untuk menjambret ketika melintas di kawasan Taman Kenten Kelurahan Duku, Kecamatan IT II, Palembang.
"Awalnya saya ditantang Rizki pak, berani gak jambret katanya. Karena saya takut dibilang pengecut, tak berani diajaknya menjambret. Makanya saya bilang siapa takut," ungkap Frily ketika diamankan di Polsek IT II Palembang, kemarin.
Setelah sepakat, membuat keduanya mencari mangsa. Frily sebagai pilot (pengemudi motor) dan Rizki berperan sebagai eksekutor.
Ketika melihat korban Yuliani (29) yang sedang berboncengan bersama suaminya yang mengendarai motor di lokasi kejadian, Frily langsung memepet motor yang dikendarai suami korban.
Rizky yang saat itu melihat korban membawa dompet, langsung menarik dompet korban.
Tak hanya itu saja, korban yang tengah mengenakan kalung dilehernya juga ditarik pelaku. Namun, naasnya ketika mereka berusaha kabur,
Korban lalu berteriak minta tolong, warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong tersebut langsung menghadang keduanya.
Dan akhirnya, keduanya pun berhasil diamankan warga. Keduanya sempat menjadi bulan-bulanan warga yang kesal.
Beruntung, anggota Polsek IT II Palembang yang melakukan patroli langsung mengamankan keduanya dari amuk massa.
Sementara, Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijaya mengatakan, kedua tersangka berhasil diamankan ketika usai melakukan aksi
penjambretan di kawasan Taman Kenten.
"Kami akan berkoordinasi dengan polsek lain, karena dari pengakuan tersangka mereka sudah dua kali melakukan penjambretan," ungkapnya. (diw)