Bos Restoran Ini Hadiahi 27 Staf Umrah, Diam-Diam Sebelumnya Dia Telah Lakukan Ini
Rombongan umrah restoran Singapore Zam Zam itu berjumlah 28 orang. Seluruhnya pria, termasuk bos, berusia 20-an dan seorang yang sudah mencapai 60Th.
SRIPOKU.COM - Bos dari restoran muslim India -Singapura, Zam Zam menabung selama tiga tahun untuk membawa 27 stafnya ke Mekkah untuk umrah pertama mereka atau ziarah kecil.
Ini sebagai hadiah kepada para staf yang selama bertahun-tahun tetap setiap bekerja di restoran ini.
Restoran yang berada di 697-699 North Bridge Road ditutup selama 10 hari dari 19 juni sampai 28 Juni.
Ini dilakukan karena sebagian besar stafnya pergi untuk umrah pada hari-hari terakhir bulan Ramadan, dan restoran ini dibuka kembali pada Kamis (29/6) untuk menyambut pelanggan.
Zackeer Khan, yang sudah menjadi manajer di Zam Zam selama hampir enam tahun, mengatakan kepada The Straits Times, perusahaan mereka membayar 28 visa travel, tiket, dan akomodasi hotel selama sembilan hari.
"Kami melakukan ini untuk pekerja kami karena mereka telah bekerja keras dan mengabdi sangat lama," kata Khan.
Rombongan umrah restoran Singapore Zam Zam itu berjumlah 28 orang. Seluruhnya pria, termasuk bos, berusia 20-an dan seorang yang sudah mencapai 60 tahun.
"Mereka telah bekerja untuk perusahaan selama lima sampai 30 tahun," kata Khan.
Khan menolak berkomentar mengenai berapa biaya perjalanan untuk memberangkatkan para pekerja.
Menurut lima website yang menawarkan paket umrah dari Singapura, harganya mencapai 3.000 dolar Singapura per orang atau sekitar 84.000 dolar Singapura untuk ke-28 pria.
Umrah berberda dari haji karena hal itu dapat dilakukan setiap saat sepanjang tahun.
Beberapa peziarah melakukan umrah sebagai persiapan untuk haji.
"Ini pertama kalinya mereka pergi untuk umrah. Mereka tidak tahu apakah bisa kembali ke Mekkah, kita harus menjalani hidup setidaknya sekali," tuturnya.
Khan menuturkan bahwa perjalanan ke Mekah itu sangat menyenangkan dan di sana penuh dengan jemaah. Rombongannya mengenakan jaket Zam Zam dan membawa sebuah spanduk bertuliskan nama restoran yang mereka bawa untuk berfoto di Kota Suci tersebut.
Mereka memilih pergi selama 10 hari terakhir Ramadan meski bisnis restoran itu justru laris manis pada periode tersebut. Alasannya, salat khusus diadakan di Mekah pada masa itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/umroh_20170702_214934.jpg)