Wanita Ini Terdampar di Pulau Kecil Bersama 33 Laki-Laki, Dan Hal Yang Mengerikan Terjadi
Bahkan ada beberapa di antara mereka yang hilang secara misterius dan tidak ditemukan kembali.
Setelah serangan yang membuat pulau tersebut mengalami kehancuran yang cukup parah.
Kazuko dan bos suaminya pun akhirnya memutuskan untuk hidup bersama sebagai pasutri.
Pada 12 Juni 1944, perahu nelayan Bonito diserang oleh tentara Amerika dan banyak melarikan diri dari sana dengan cara berenang ke pulau Anatahan.
Terhitung ada 10 tentara angkatan laut dan 21 tentara lainnya, sehingga total 31 orang tiba-tiba masuk ke pulau Anatahan dan tinggal bersama dengan Kazuko Higa.
Pada 15 Agustus 1945, tentara Amerika memberikan berita mereka akan dibebaskan dari sana.
Tetapi sayangnya ke 33 orang ini tidak percaya pada berita yang disampaikan oleh tentara Amerika ini sementara orang aborigin pulau itu berangsur-angsur pulang kembali ke tanah Jepang.
Ke-33 orang yang bertahan di pulau ini pun akhirnya melakukan pelatihan militer sendiri dan memburu makanan mereka di hutan-hutan untuk dapat tetap bertahan hidup.
Pada Agustus 1946, mereka menemukan adanya rongsokan mobil perang Amerika B29 yang tertinggal di sana dan menemukan adanya 4 buah pistol serta bom.
Setelah diperbaiki, akhirnya hanya ada dua pistol yang bisa digunakan dan inilah yang menjadi senjata mereka satu-satunya.
Dari sinilah tragedi yang mengerikan tersebut dimulai.
Siapapun yang memiliki pistol tersebut, dialah yang berhak memiliki Kazuko.
Hal inilah yang menyebabkan mereka akhirnya saling membunuh satu sama lain.
Bahkan ada beberapa di antara mereka yang hilang secara misterius dan tidak ditemukan kembali.
Kazuko yang mengetahui fakta mengerikan ini akhirnya meminta pertolongan pada tentara Amerika untuk membawanya keluar dari pulau itu satu bulan setelahnya.
Kazuko pun akhirnya menceritakan segala hal yang terjadi pada dirinya selama dia berada di pulau tersebut kepada keluarganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/wanita_20170627_214007.jpg)