Jangan Senang Allah Tidak Menurunkan Azab, Bisa Jadi Karena Hal Kecil Ini

Fenomena akhir zaman, banyak manusia yang seakan ingin menantang azab Allah untuk dijatuhkan kepada mereka. Tindakan semenah-menah, berlaku zhalim, m

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
IST
Bencana gunung meletus 

SRIPOKU.COM--Fenomena akhir zaman, banyak manusia yang seakan ingin menantang azab Allah untuk dijatuhkan kepada mereka.

Tindakan semenah-menah, berlaku zhalim, mengambil hak orang lain sampai berbuat zina saat ini seperti menjadi hal biasa yang terjadi.

Tapi mengapa, Allah SWT masih begitu baik dan tidak langsung menurunkan azabnya.

Mungkin ada yang bertanya, tapi tahukah kamu jika azab Allah tidak akan turun selama ada orang yang beriman dan beribadah disekeliling kita.

Hal ini seperti pada firman-Nya. "Allah tidak akan menyiksa mereka selama kamu ada di tengah mereka. Dan Allah tidak akan menghukum mereka, sementara mereka memohon ampun." (QS. al-Anfal: 33).

Ayat diatas tidak terlepas dari tantangan orang Musyrik Quraisy, diantaranya Abu Jahal yang mengharap datangnya siksa jika memang mereka terbukti bersalah.
Mereka menantang dengan sombong:

"Ingatlah, ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Alquran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih." (QS. al-Anfal: 32)

Dari sittu kita dapat memperhatikan jika Allah telah menunda hukumannya karena Rasulullah SAW ada ditengah mereka.

Yah, itulah sebab pertama.

Sebab yang kedua adalah memperbanyak istrigfar, yakni memohon ampun kepada Allah atau Allah memberi kesempatan untuk bertaubat.

Karena itu para ulama menyarankan agar kita memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah, terutama ketika sedang mendapatkan musibah dan kondisi hidup yang tidak nyaman.

Imam Hasan al-Bashri pernah didatangi tigaorang dengan keluhan yang berbeda, di waktu yang berbeda. Orang pertama datang, mengeluhkan kemarau panjang dan lama tidak hujan.

Beliau hanya menyarankan, Perbanyak istighfar

Datang orang kedua, mengeluhkan istrinya yang mandul, tidak punya anak.

Beliau hanya menyarankan yang sama, Perbanyak istighfar.

Datang orang ketiga, mengeluhkan rizkinya yang sulit.
Beliau kembali menyarankan, Perbanyak istighfar.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved