Antara Syirik Dan Musyrik, Ternyata Begini Penjelasannya

Allah tidak akan mengampuni orang yang berbuat syirik kepadaNya, jika ia meninggal dunia dalam kemusyrikannya.

Antara Syirik Dan Musyrik, Ternyata Begini Penjelasannya
net
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM -- Di zaman sekarang ini merupakan zaman yang didalamnya sudah banyak perbuatan-perbuatan yang dilarang Allah untuk dilakukan, namun malah dilakukan secara terang-terangan.

Hal ini sangat disayangkan, apalagi perbuatan tersebut merupakan suatu dosa yang amat besar dan merupakan perbuatan yang sangat dibenci Allah Ta'ala.

Parahnya lagi hal tersebut ada yang dilakukan di saat umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa.

Diantara perbuatan tersebut yang telah banyak kita saksikan di sekitar kita yaitu adanya perbuatan syirik dan musyrik.

Syirik atau menyekutukan Allah Azza wa Jalla adalah sesuatu yang amat diharamkan dan secara mutlak karena ia merupakan dosa yang paling besar.

Syirik yaitu menyamakan Allah dengan yang selain Allah.

ilustrasi
Ilustrasi (Net)

Karena itu, barangsiapa menyembah selain Allah berarti ia meletakkan ibadah tidak pada tempatnya dan memberikannya kepada yang tidak berhak, dan itu merupakan kezhaliman yang paling besar.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman yang Artinya : "Sesungguhnya menyekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar" ( Luqman: 13)

Allah tidak akan mengampuni orang yang berbuat syirik kepadaNya, jika ia meninggal dunia dalam kemusyrikannya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman yang artinya : "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar" (An-Nisaa': 48)

Halaman
1234
Penulis: ewis herwis
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved