Pria Ini Menitipkan Ibunya ke Panti Jompo, setelah Lihat CCTV Hal tidak Senonoh Harus Diterimanya
Memelihara orangtua itu adalah tanggung jawab seorang anak. Tapi bagaimana kalau kita tidak sanggup menjaga mereka karena terlalu banyak pekerjaan
SRIPOKU.COM-- Memelihara orangtua itu adalah tanggung jawab seorang anak. Tapi bagaimana kalau kita tidak sanggup
menjaga mereka karena terlalu banyak pekerjaan, atau kalau kita sendiri juga sudah berumur misalnya? Banyak orang mulai
memikirkan untuk "mengirimkan" orangtua mereka ke panti jompo atau mengundang orang-orang yang profesional dalam
merawat orang tua demi supaya orangtua memiliki hidup yang lebih baik. Hal ini sempat dilakukan oleh Camille, saat dia juga
tidak sanggup untuk memberikan perhatian sepenuhnya pada ibunya, Helen, yang menderita penyakit Alzheimer.
Saat Camille berada dalam keadaan bingung, dia menemukan sebuah panti jompo di San Jose dan menurutnya, apa yang
ditawarkan oleh panti jompo itu cukup menarik. Mereka memiliki slogan, "Peduli dengan kasih, cinta, penuh hormat, dan
bermartabat." Memperlakukan pasien seperti keluarga sendiri menjadi moto mereka. Tampaknya cukup baik.
Tapi tampaknya semua itu hanya tampak di luar. Beberapa minggu saat Helen tinggal di panti jompo itu, semua tampak
baik-baik saja. Tapi setelah beberapa bulan, Camille melihat beberapa bekas lebam dan senyum yang mulai menghilang di
wajah ibunya, saat dia menjenguknya. Helen mengatakan kalau tidak ada apa-apa yang terjadi, tapi Camille tidak percaya.
Akhirnya dia pun memasang kamera tersembunyi di kamar Helen.
Kecurigaan Camille membuahkan hasil, namun dia tidak pernah menyangka hal yang mengerikan ini akan terjadi!
Awalnya hanya ada 1-2 orang yang mengotori dan membersihkan hidung dengan selimut di kamar Helen, tapi hari demi hari,
kelakuan mereka semakin buruk dan kekerasan terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/panti-jompo_20170614_113313.jpg)