Kisah Kesedihan Anak Yatim di Hari Raya Idul Fitri yang Membuat Rasulullah Menangis

Gadis yatim kecil itu sangat tertarik pada tawaran Rasulullah , namun entah mengapa ia tidak bisa berkata sepatah kata pun.

Penulis: ewis herwis | Editor: ewis herwis
ilustrasi 

SRIPOKU.COM -- Rasulullah Saw, seperti biasa tiap hari lebaran padi pagi hari selalu mengunjungi rumah demi rumah untuk mendoakan kaum Muslim agar merasa bahagia pada hari raya itu.

Rumah demi rumah telah Beliau kunjungi hingga berkeliling Kota Madinah.

Rasulullah merasa senang karena semuanya terlihat merasa gembira dan bahagia, terutama anak-anak.

Mereka bermain sambil berlari-lari ke sana ke mari dengan mengenakan pakaian hari rayanya.

Namun, tiba-tiba Rasulullah Saw berhenti sejenak ketika dari kejauhan Beliau melihat di sebuah sudut ada seorang gadis kecil sedang duduk bersedih.

Ia memakai pakaian tambal-tambal dan sepatu yang telah usang.

Melihat kesedihan gadis kecil tersebut Rasulullah pun bergegas menghampirinya.

Gadis kecil itu menyembunyikan wajahnya dengan kedua tangannya, lalu menangis tersedu-sedu.

Ketika Rasulullah mendekatinya, tangis gadis kecil tersebut semakin menjadi, karena ia tahu ada orang yang tidak dikenalnya mendekatinya.

http://satubanten.com/media/k2/items/cache/9abae742a9374d5c2cfee072fa802c4b_XL.jpg

Sambil mendekati gadis kecil tersebut Rasul kemudian meletakkan tangannya dengan penuh kasih sayang di atas kepala gadis kecil tersebut, lalu bertanya dengan suaranya yang lembut:

“Anakku, mengapa kamu menangis? Hari ini adalah hari raya bukan?”

Gadis kecil itu terkejut. Tanpa berani mengangkat kepalanya dan melihat siapa yang bertanya, perlahan-lahan sambil menangis ia bercerita:

“Pada hari raya yang suci ini semua anak menginginkan agar dapat merayakannya bersama orang tuanya dengan berbahagia.

Anak-anak bermain dengan riang gembira.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved