Pemilihan Walikota Palembang

Giliran Empat Bacawako Serentak Kembalikan Form ke PDIP Palembang

"Terima kasih kami sudah diterima di sini. Dengan harapan bisa diusung PDIP," kata Yudha Pratomo.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Empat Bakal Calon Walikota Palembang dari kanan: Yudha Pratomo, Kgs Abdul Rozak, M Akbar Alfaro, dan Hernoe Roesprijadji mengembalikan formulir pendaftaran Tim Pendaftaran dan Penjaringan Balon Walikota dan Wakil Walikota Palembang di DPC PDIP Kota Palembang, Senin (5/6/2017). 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Di hari terakhir giliran empat Bakal Calon Walikota Palembang Yudha Pratomo, Kgs Abdul Rozak, M Akbar Alfaro, dan Hernoe Roesprijadji mengembalikan formulir pendaftaran Tim Pendaftaran dan Penjaringan Balon Walikota dan Wakil Walikota Palembang di DPC PDIP Kota Palembang, Senin (5/6/2017).

"Terima kasih kami sudah diterima di sini. Dengan harapan bisa diusung PDIP," kata Yudha Pratomo.

Abdul Rozak yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kota Palembang menganggap ikut dalam penjaringan karena diberi kesempatan oleh partai lainnya untuk ikut berkompetisi agar bisa diusung oleh partai saat kontestasi pilkada Palembang.

"PDI Perjuangan memberikan kesempatan kepada masyarakat seluas-luasnya untuk mendaftarkan diri dan mencari yang terbaik, di situlah saya ikut mendaftar," kata Rozak yang juga Ketua KKP.

Puluhan massa Gerakan Peduli Sesama (GPS) mengarak ketuanya M Akbar Alfaro untuk menyerahkan formulir pendaftaran Bakal Calon Walikota (Bacawako) Palembang 2018-2023 di Kantor DPC PDIP dan DPD Partai Golkar Palembang.

Dengan menyuarakan yel-yel dan menyanyikan lagu 'Akbar Siapa yang Punya' massa penuh semangat mengarak Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Sumsel ini.

Sementara Wakil Ketua PWNU Sumsel Hernoe yang memikiki tagline Palembang Hebat ini mengaku sudah menyiapkan sejumlah program visi dan misi untuk menuju Palembang Hebat 2023 nanti.

"Sekarang selain dukungan masyarakat dan partai, saya juga meminta dukungan dan restu kepada kiayi-kiayi sepuh di Sumsel. Sebab bagaimanapun sebagai santri saya harus nurut dan manut apa nasehat kiayi, termasuk maju sebagai calon walikota Palembang ini," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved