Isap Dosa Anak Cucu Adam, Batu Ini Jadi Hitam Legam
Ada pendapat yang mengatakan, batu itu adalah meteorit yang jatuh di masa Nabi Ibrahim. Namun, sampai sekarang tak ada yang bisa membuktikan
Bahkan, mereka juga membantai para jemaah haji.
Lalu, dengan congkaknya dia memerintahkan pasukannya untuk mencongkel hajar Aswad dan dibawa ke daerahnya.
Dikisahkan, saat membawa bongkahan batu hajar Aswad itu, mereka membutuhkan beberapa onta.
Bahkan, dalam perjalanan onta-onta itu sampai terluka karena beratnya batu itu.
Namun, setelah 22 tahun kemudian atau tahun 339 Hijriyah, batu itu akhirnya dikembalikan ke Kabah.
Saat mengembalikan, mereka hanya butuh satu tunggangan, seolah begitu ringan.
Misteri asal batu
Bagi dunia umum, batu itu dianggap misterius.
Sebab, tidak ada yang tahu asal batu tersebut.
Dia bukan berupa batu vulkanik seperti batu biasanya atau batu fosil.
Ada pendapat yang mengatakan, batu itu adalah meteorit yang jatuh di masa Nabi Ibrahim.
Namun, sampai sekarang tak ada yang bisa membuktikan jenis batu itu apalagi asalnya.
Bagi umat Islam, mereka mempercayai batu itu berasal dari surga, karena begitu kata Nabi Muhammad SAW.
Sampai sekarang, batu Hajar Aswad dibungkus perak dan para jemaah haji akan berusaha memegang atau menciumnya dalam ritual Tawaf, atau mengelilingi Kabah.
Tidak semua orang bisa menyentuh apalagi menciumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/batu-hajar-aswad-dari-dekat_20170527_102443.jpg)