Napi Pakjo Melarikan Diri

Empat dari Sembilan Penghuni Rutan Pakjo yang Buron Akhirnya Tertangkap

Tiga nama pertama tertangkap setelah dilakukan pengejaran mulai sejak kabur hingga Jumat (26/5/2017) pukul 21.40 WIB.

Empat dari Sembilan Penghuni Rutan Pakjo yang Buron Akhirnya Tertangkap
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Sumsel, Sudirman D. Hury. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Empat dari sembilan penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1/A Pakjo, Palembang yang masih buron atas pelariannya, Jumat (26/5/2017) lusa kemarin akhirnya bisa tertangkap oleh petugas pemasyarakatan dan dimasukkan kembali ke dalam rutan.

Adapun keempat penghuni rutan yang tertangkap itu adalah Usman Gumanti bin Yakub, Sandi Sutrisno bin Husin, Bustamil bin Sadikin dan Pirli bin Dahlan.

Tiga nama pertama tertangkap setelah dilakukan pengejaran mulai sejak kabur hingga Jumat (26/5/2017) pukul 21.40 WIB.

Sementara, Pirli yang juga menjadi salah satu otak dari pelarian para tahanan ini ditangkap petugas kemarin pukul 09.00 WIB.

"Semuanya ditanggap anggota kita (Petugas Pemasyarakatan) yang bekerja keras melakukan pengejaran sejak kejadian," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Sumsel, Sudirman D. Hury, Sabtu (27/5/2017).

Artinya masih ada lima nama lagi yang masih buron yakni (1) Marsum Jefri Als Ujang bin Umar Hasan, selaku otak utama yang merencanakan kabur dari tahanan.

Tercatat sebagai warga Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I, Palembang.

Kemudian, (2) Bastoni bin Maman, warga Kelurahan Kenten, Laut Kecamatan Talang, Kepala Kabupaten Banyuasin;

(3) Ical Asmadi bin Azizzi, warga Kelurahan 34 Ulu Kecamatan SU, I, Palembang;

(4) Okta Azizzi Pasaribu bin Abdul Azis, wargaKelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talan Kelapa, Palembang;

dan (5) Udin Bin Saiman, Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Palembang.

"Sisa lima orang lagi yang belum tertangkap. InsyaAllah dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa kita tangkap semua," ucap Sudirman.

Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved