Pria Ini Disebut Brengsek, tapi Dipuja Publik Filipina
Duterte juga mempunya putri berusia 13 tahun bernama Veronica—atau Kitty—dari pasangannya saat ini
SRIPOKU.COM - Presiden Filipina Rodrigo Duterte, memiliki empat anak. Dari keempatnya, Sebastian adalah yang paling berbeda.
Lain dengan dua kakaknya yang menjadi politikus di Kota Davao, Sebastian yang memiliki nama julukan 'Baste' memilih menekuni hobinya sebagai peselancar.
Dari istri pertamanya, Duterte dikaruniai tiga anak: Paolo (41); Sara (38), dan Sebastian.
Duterte juga mempunya putri berusia 13 tahun bernama Veronica—atau Kitty—dari pasangannya saat ini, mantan putri kecantikan Filipina, Cielito "Honeylet" Avancena.
Sebagaimana tampak di media sosial, pria berusia 29 tahun itu kerap memamerkan foto-fotonya yang sedang mengarungi ombak atau memoles papan luncur.
Aksi-aksinya langsung menjadi sorotan penggemarnya, yang sebagian besar perempuan.
Kemudian, ketimbang mengincar jabatan politik, dia meluncurkan 'reality show' bertema perjalanan dengan judul "Lakbai"—yang berarti melancong dalam bahasa Tagalog.
Acara di jaringan televisi Filipina itu, menurut para produsernya, akan menyiarkan segala tentang kesenangan dan petualangan.
"Ini adalah reality show petualangan yang bersahaja bagi kalangan yang suka dengan alam dan tantangan," ujar Mellannie Yazon-Tolentino, Kepala Bidang Konten dan Program di TV5.
Baste akan menjadi pemandu dalam acara reality show yang tayang 21 Mei. (tv5)
Menurut dia, Baste dipilih memandu serial delapan bagian itu karena dia memiliki daya tarik sekaligus mewakili pasar kaum millennial di Filipina.
"Dia akan meleburkan dirinya ke dalam budaya-budaya berbeda dan bertemu orang-orang dari tempat terpencil," kata Yazon-Tolentino.
Omongan ayah
Saat Duterte menjadi Presiden Filipina, tidak banyak yang diketahui tentang Baste sampai Duterte sendiri yang berbicara dalam acara kenegaraan.
Ceritanya, aparat keamanan mengatakan Sebastian 'Baste' Duterte -seorang peselancar yang berusia 29 tahun- tidak bisa dihubungi akhir Januari 2017.
"Putra bungsu saya brengsek. Dia tidak pulang ke rumahnya lagi," kata Duterte dalam campuran Tagalog, bahasa Inggris, dan dialek Visayan saat menyampaikan pidato 2 Februari 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/baste_20170521_180657.jpg)